Logo JawaPos
Author avatar - Image
25 November 2025, 17.37 WIB

Rekor Ngeri Bernardo Tavares di Liga Indonesia! Persebaya Surabaya Bisa Ketiban Durian Runtuh

Bernardo Tavares bisa jadi salah satu pelatih yang cocok nakhodai Persebaya Surabaya. (PSM Makassar)

 

JawaPos.com — Rekor ngeri Bernardo Tavares di Liga Indonesia membuat namanya langsung mencuat sebagai kandidat terkuat pelatih baru Persebaya Surabaya. Situasi ini muncul setelah manajemen Green Force resmi melepas Eduardo Perez di tengah gelaran Super League 2025/2026.

Pergantian pelatih dilakukan cepat karena hasil imbang 1-1 melawan Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo menjadi batas kesabaran manajemen.

Laga pada 22 November 2025 itu dinilai memperlihatkan stagnasi permainan yang tak kunjung membaik sejak awal musim.

Coach Edu pun dilepas setelah pekan ke-13 berakhir. Persebaya Surabaya tak mau menunggu lebih lama karena posisi di klasemen mulai terancam semakin merosot.

Di tengah kekosongan kursi pelatih, nama Bernardo Tavares langsung menjadi sorotan utama. Pelatih asal Portugal itu disebut telah menjalin kesepakatan dengan manajemen Persebaya Surabaya.

Rumor itu menguat setelah akun Instagram @ownerwakanda.id membeberkan informasi yang membuat publik heboh.

“HERE WE GO: Persebaya Surabaya telah sepakat untuk mendatangkan pelatih kepala asal Portugal yaitu Bernardo Tavares di bursa transfer musim dingin ini,” tulis akun tersebut pada 23 November 2025.

Akun itu juga menambahkan penjelasan mengenai langkah cepat manajemen.

“Setelah dipecatnya Edu Perez dari kursi kepelatihan, lantaran hasil negatif di pertandingan semalam, Manajemen langsung bergerak cepat dan tinggal menyelesaikan rincian-rincian lainnya,” tulisnya.

Kutipan itu langsung memicu antusiasme luar biasa dari Bonek Mania. Para suporter merasa Persebaya Surabaya akhirnya mengambil langkah berani dengan mendekati pelatih yang punya rekam jejak kuat di Liga Indonesia.

Di media sosial, nama Tavares bahkan sudah sering disebut sebelum rumor ini muncul. Banyak Bonek berharap Persebaya Surabaya memilih pelatih yang sudah terbukti adaptif terhadap atmosfer sepak bola Indonesia.

Tavares memang bukan sosok sembarangan di tanah air. Jejaknya bersama PSM Makassar memperlihatkan kemampuan mengelola tim secara efektif meski dalam kondisi penuh keterbatasan.

Sebelumnya, ia memilih mundur dari PSM bukan karena performa buruk, tetapi karena masalah finansial yang melanda klub. Situasi sulit itu tak menghalanginya mempertahankan PSM sebagai tim kompetitif yang disegani.

Prestasi paling mencolok Tavares adalah keberhasilan membawa PSM Makassar juara Liga 1 2022/2023. Gelar itu terasa istimewa karena PSM tidak memiliki fasilitas mewah dan harus beradaptasi dengan berbagai keterbatasan teknis.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore