Pelatih Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir merespons isu mengenai penunjukkan Nova Arianto sebagai pelatih Timnas Indonesia U-20 yang dipermasalahkan. Ia menyebut pemilihan itu sejatinya tak perlu diperdebatkan karena Nova adalah pelatih terbaik Indonesia sekarang.
Nova Arianto telah diumumkan oleh PSSI sebagai pelatih baru Timnas Indonesia U-20. Dia ditunjuk untuk menjadi pengganti Frank van Kempen, pelatih Belanda yang semula jadi penerus Indra Sjafri. Namun, Kempen terdepak sebelum memimpin tim.
Nova dipromosikan setelah sukses membawa Timnas Indonesia U-17 lolos ke Piala Dunia U-17 2025. Bahkan, Garuda Muda besutan Nova Arianto mencetak sejarah dengan jadi tim nasional seluruh kelompok usia pertama yang meraih kemenangan di ajang setingkat Piala Dunia.
Namun, pemilihan Nova Arianto tersebut jadi sorotan setelah disebut Waketum I PSSI, Zainudin Amali, tidak sesuai prosedur federasi. Ia menyebut pemilihan Nova tak lewat rapat komite eksekutif (Exco) PSSI.
Menyikapi ini, Erick Thohir bersuara. Ia memberikan jawaban soal alasan penunjukkan Nova Arianto sebagai pelatih Timnas Indonesia U-20 yang baru.
"Saya rasa Nova adalah pelatih yang tak perlu diperdebatkan. Dia adalah pelatih terbaik yang dipunya di Indonesia saat ini. Itu saja konteksnya," kata Erick Thohir di Kemenpora RI, Selasa (25/11).
Menurut Erick Thohir, proses pemilihan Nova Arianto pun berjalan baik. Sehingga wajar bila PSSI memberikan kesempatan kepada Nova Arianto untuk menangani Timnas U-20, setelah sebelumnya kelompok usia U-17.
"Prosesnya saya rasa berjalan dengan baik. Kalau boleh kita beri kesempatan pelatih lokal dari U-17 ke U-20," katanya.
Bahkan, Erick Thohir sampai menyebut bahwa kemampuan dan kepiawaian Nova Arianto layak jadi standar tersendiri.
Lebih lanjut Erick Thohir mengatakan bahwa PSSI kini terus berusaha agar kompetisi Indonesia lebih baik lagi ke depan. Termasuk pemain-pemain muda.
"Jadi kualitas Coach Nova jadi standar tersendiri. Kami berinvestasi juga terhadap pemain di liga lebih baik. Pemain U-23 boleh main di liga, ini bagian dari pembinaan di dalam negeri," pungkasnya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
