Logo JawaPos
Author avatar - Image
27 November 2025, 22.02 WIB

Paul Munster Siap Sakiti Mantan! Bhayangkara FC akan Hancurkan Mental Skuad Persebaya Surabaya

Paul Munster punya rekor bagus saat hadapi Persebaya Surabaya. (Bhayangkara FC)

JawaPos.com-Paul Munster menyuntikkan motivasi kuat kepada para pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC jelang duel panas kontra Persebaya Surabaya. Ia menegaskan pesan tegasnya melalui kanal resmi Bhayangkara FC, Rabu (26/11/2025), “Saya tidak bisa mengatakan apa yang akan terjadi dalam pertandingan kali ini. Setelah menang, kita semua akan merasakannya," seru mantan pelatih Persebaya itu.

Atmosfer latihan terakhir Bhayangkara di Stadion PKOR Sumpah Pemuda terlihat lebih intens dari biasanya. Para pemain menangkap sinyal jelas sang pelatih ingin mereka tampil tanpa kompromi dan memulai laga dengan mental pemenang.

Munster memahami benar motivasi menjadi kunci ketika tensi pertandingan naik mendekati kick-off. Ia menegaskan fokus utama Bhayangkara bukan hanya soal taktik, tetapi bagaimana pemain membangun kepercayaan diri sejak menit pertama.

Pesan itu menjadi bagian dari instruksi yang disuntikkan ke internal tim, terutama mengenai tekanan mental yang harus diberikan kepada Persebaya Surabaya. Munster menuntut pressing lebih agresif di zona tengah agar lawan tidak punya ruang berkembang.

Stabilitas kandang menjadi modal utama Bhayangkara musim ini. Empat kemenangan, dua imbang, dan satu kekalahan dari tujuh laga membuat Lampung menjadi salah satu kandang paling menyeramkan di liga. Produktivitas sembilan gol dan hanya empat kali kebobolan di rumah sendiri menegaskan efektivitas lini depan serta soliditas pertahanan mereka.

Statistik itu menempatkan Bhayangkara sebagai tim dengan rekor kandang terbaik kedua setelah Borneo FC. Para pemain pun memahami keunggulan kandang bukan sekadar angka, tetapi fondasi moral mereka saat menjamu Persebaya Surabaya. Efek psikologis ini yang ingin terus dijaga Munster agar lawan merasa tertekan sejak awal.

Di sisi lain, Persebaya Surabaya datang dengan kondisi mental yang belum sepenuhnya stabil setelah pemecatan Eduardo Pérez. Uston Nawawi yang naik sebagai caretaker harus merapikan suasana ruang ganti dalam waktu singkat. Uston memang mengenal karakter tim, tetapi menghadapi Bhayangkara yang sedang percaya diri tentu bukan tugas ringan. Ia harus menyeimbangkan transisi taktik sekaligus menjembatani kondisi psikologis pemain.

Situasi makin berat karena pelatih yang mereka hadapi memiliki rekam jejak gemilang saat bertemu Green Force. Munster pernah mencatat dua kemenangan beruntun atas Persebaya Surabaya pada musim 2021/2022 dan momen itu masih melekat kuat di memori para pemain Bhayangkara.

Pertemuan pertama pada 24 September 2021 dimenangkan Bhayangkara 1-0 melalui formasi 4-3-3 yang menekankan serangan langsung dari sisi sayap. Laga berikutnya pada 18 Januari 2022 berakhir 2-1 setelah tekanan tinggi sejak menit awal membuat Persebaya Surabaya kesulitan keluar dari jebakan pressing.

Rangkaian kemenangan itu mempertebal kepercayaan diri Munster dalam membaca permainan Persebaya Surabaya. Ia mempelajari pola lawan dan memahami titik lemah yang bisa dieksploitasi dengan pendekatan fisik dan psikologis. Persebaya Surabaya memang punya kenangan manis berupa kemenangan 4-0 pada 8 Desember 2019, tetapi itu terjadi sebelum Munster menyegarkan struktur permainan Bhayangkara.

Kini The Guardians tampil lebih disiplin dan sabar dalam mengatur intensitas. Bhayangkara juga membawa modal kompetitif dari performa musim ini. Mereka mengoleksi lima kemenangan, tiga imbang, dan empat kekalahan dari 12 pertandingan yang menghasilkan total 18 poin. Posisi ketujuh klasemen sementara menjadi bukti mereka masih berada di jalur yang benar.

Munster menilai peningkatan performa harus terus digencarkan dan laga melawan Persebaya Surabaya merupakan kesempatan untuk menembus papan atas. Para pemain Bhayangkara menyadari pertandingan ini berbeda dari pekan-pekan sebelumnya. Keinginan memperkuat dominasi kandang menjadi motivasi tambahan untuk tampil lebih agresif.

Sementara itu, Persebaya Surabaya tetap mencoba menjaga fokus meski tekanan cukup besar. Uston ingin skuadnya tampil disiplin tanpa terpengaruh kondisi internal yang belum sepenuhnya stabil. Duel ini diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim memiliki misi yang sama-sama penting.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore