Tifo hingga koreo tersaji saat Persija Jakarta vs PSIM Yogyakarta pada pekan ke-14 Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (28/11/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Persija Jakarta masih bermain sama kuat dengan PSIM Yogyakarta pada babak pertama. Kedua tim saling berbalas serangan, tapi belum ada gol yang tercipta di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (28/11) malam.
Duel Persija vs PSIM diawali dengan aksi kreativitas kelompok suporter The Jakmania saat kedua tim masuk ke dalam lapangan sebelum kick-off. Mereka menampilkan dua tifo dan satu koreografi.
Dua tifo ada di tribune utara dengan gambar Macan Kemayoran dengan gagahnya memegang 11 trofi. Sepuluh di antaranya bertuliskan tahun saat Peraija menjadi juara, sedangkan satu sisanya masih tanda tanya.
Sementara tifo kedua ada di sisi selatan. The Jakmania menampilkan gambar Si Pitung, MH Thamrin, sosok pahlawan asli Betawi yang namanya juga selalu lekat dengan Persija, dan Macan. Kemudian di bawahnya ada tulisan 'Untill Our Last Breath' yang berarti 'Sampai Napas Terakhir Kita'.
Adapun koreografi ditunjukkan oleh The Jakmania di tribune timur. Sederet kreativitas itu ditunjukkan untuk menambah semangar dan motivasi tim Persija Jakarta yang bertanding melawan PSIM bertepatan dengan hari ulang tahun ke-97.
Tampil di hadapan puluhan ribu The Jakmania tak lantas membuat Persija langsung mendominasi. Malah Macan Kemayoran seolah belum siap setelah kick-off karena PSIM langsung dapat peluang pertama lewat Reva Adi saat laga belum berjalan semenit. Beruntung sepakan Reva masih tak tepat sasaran.
Tapi, Persija juga tak butuh waktu lama untuk balas mengancam. Macan Kemayoran nyaris mendapatkan gol pembuka keunggulan pada menit kedua melalui sundukan Van Basty Sousa di dalam kotak penalti. Sayang tandukannya masih membentur mistar gawang.
Persija Jakarta vs PSIM Yogyakarta pada pekan ke-14 Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (28/11/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Permainan terbuka yang diterapkan kedua tim membuat Persija dan PSIM saling berbalas serangan. Tim tamu sempat dapat peluang lagi melalui Anton Fase di menit kelima, tapi kembali belum begitu mengancam.
Peluang emas baru didapat tim tamu pada menit ke-11. PSIM dapat tendangan bebas ideal setelah Fahreza Sudin dilanggar oleh Van Basty Sousa. Ezequiel Vidal sebagai eksekutor pun nyaris mencetak gol andai sepakannya tak diantisipasi Andritany.
Persija baru bisa mendominasi setelah menit ke-15. Sejumlah ancaman coba diciptakan baik lewat Witan, Allano, Eksel Runtukahu, hingga Maxwell. Tapi belum ada yang membahayakan gawang PSIM.
Persija dapat peluang emas di menit ke-34. Berawal dari kerja sama apik dengan Maxwell Souza, Witan Sulaeman berhadapan satu lawan satu dengan kiper lawan. di dalam kotak penalti. Namun tendangan eks PSIM itu justru masih melenceng ke sisi kanan gawang Fikri Ma'arif.
Intensitas permainan mulai kendur setelahnya. Hingga akhirnya tak ada gol yang tercipta pada babak pertama.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
