Logo JawaPos
Author avatar - Image
08 Desember 2025, 16.11 WIB

Rasa Penasaran Bonek Membuncah, Park Hang-seo Bisa Jadi Alternatif Pelatih Persebaya

Media Vietnam kaget rumor Park Hang-seo bakal menjadi pelatih Timnas Malaysia. (VFF) - Image

Media Vietnam kaget rumor Park Hang-seo bakal menjadi pelatih Timnas Malaysia. (VFF)

JawaPos.com – Manajemen Persebaya Surabaya sepertinya berhasil membuat sport jantung atau sekadar penasaran para Bonek maupun Bonita. Betapa tidak, hingga kini belum ada kabar resmi pelatih kepala Green Force.

Setelah mendepak Eduardo Perez bulan lalu, manajemen hanya memberikan kepercayaan kepada Uston Nawawi sebagai caretaker dibantu Shin Sang-gyu.

Hasilnya memang lumayan karena Persebaya belum terkalahkan dalam dua laga sejak dipimpin Uston. Green Force mendulang dua hasil imbang (identik 1-1) saat menghadapi Bhayangkara FC dan PSM Makassar.

Walau begitu, Bonek tetap saja gundah dan mulai tak sabar menunggu siapa pelatih kepala selanjutnya. Mereka berharap penunjukan segera terealisasi. Bukan saja karena ingin mengetahui visi dan misi pelatih anyar, tapi juga berusaha mencegah Persebaya menerima sanksi.

Ya, jika Persebaya tak kunjung menunjuk pelatih kepala yang baru, Green Force diyakini akan menerima dispensasi sanksi sebesar Rp 100 juta hingga berakhirnya durasi tugas sang caretaker dalam kurun waktu satu bulan sejak menggantikan pelatih kepala.

Di sini Bonek terus mengikuti perkembangan pelatih baru, mulai Bernardo Tavares yang akhirnya gagal merapat ke Surabaya, hingga sejumlah pelatih lain yang dikaitkan seperti Eduardo Almeida, termasuk rumor Shin Tae-yong (STY) yang bakal merapat ke Surabaya.

Selain STY, kini kabar beredar tentang Persebaya dapat menggunakan jasa pelatih asal Korea Selatan lainnya. Sosok pelatih yang dimaksud adalah Park Hang-seo.

Kompatriot STY itu memang belum memiliki rekam jejak memadai di dunia sepak bola Indonesia, tapi Park Hang-seo dianggap cukup mumpuni dalam mengakomodir permainan Persebaya.

Park Hang-seo terbukti lihai dalam mengembangkan pemain muda, khususnya saat menjadi pelatih kepala Timnas Vietnam. Karena itu, tak salah apabila pelatih berusia 68 tahun itu mulai dikaitkan.

Sementara manajemen Persebaya masih belum buka suara terkait siapa pelatih kepala Green Force selanjutnya. Klub yang dipimpin Azrul Ananda selaku presiden itu dipercaya masih terus menggodok pelatih kredibel untuk menangani Bruno Moreira dkk.

Bonek maupun pencinta sepak bola Indonesia sepertinya masih harus bersabar menunggu keputusan resmi, dan tentunya berharap pelatih anyar nanti dapat membawa perubahan positif bagi Persebaya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore