Logo JawaPos
Author avatar - Image
17 Desember 2025, 21.05 WIB

Netizen Indonesia Sudah Kompak Satukan Suara, Mengapa Rizky Ridho Masih Nggak Masuk 3 Besar Puskas Award 2025?

Pemain Persija Jakarta, Rizky Ridho masuk nominasi FIFA Puskas Award 2025. (Istimewa)

JawaPos.com - Hasil Puskas Award 2025 telah diumumkan dan nama Rizky Ridho Ramadhani tidak masuk dalam daftar tiga gol terbaik di dunia dalam setahun terakhir. Pemilihan ini menimbulkan tanda tanya mengapa bek Persija Jakarta itu tak masuk, padahal biasanya orang Indonesia juaranya urusan voting.

FIFA mengumumkan daftar pemenang sederet penghargaan untuk para yang terbaik dalam setahun terakhir dalam The Best FIFA Football Award 2025, Rabu (17/12) dini hari WIB. Termasuk Puskas Award 2025, di mana Santiago Montiel dari Argentina terpilih sebagai pemenang.

Gol Montiel ditetapkan sebagai yang terbaik karena dia melakukannya lewat salto spektakuler untuk Independiente saat menghadapi Independiente Rivadavia pada 11 Mei 2025. Salto itu dilakukan olehnya dengan kaki kiri dari luar kotak penalti dalam laga Liga Profesional de Fútbol Argentina.

Gol spektakuler Santiago Montiel itu jadi salah satu dari 11 nominasi FIFA Puskas Award 2025. Ia mengalahkan sejumlah pemain yang mencetak gol indah, seperti gol Lamine Yamal (Barcelona) ke gawang Espanyol dan Declan Rice (Arsenal) ke gawang Real Madrid.

Sementara Rizky Ridho yang mencetak gol pada pekan ke-26 Liga 1 Indonesia 2024/2025 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada 9 Maret 2025, tidak masuk tiga besar. Padahal, gol kapten Persija itu terbilang indah.

Gol Rizky Ridho dibuat dalam kondisi pertandingan yang penuh tekanan akibat Persija bermain dengan dua kartu merah dan hanya sembilan pemain. Dia kemudian melakukan intersep lalu menggiring bola dan bekerja sama dengan Ryo Matsumura.

Saat mencapai tengah lapangan dan masuk ke area lawan, Rizky Ridho langsung melancarkan tendangan jarak jauh. Sepakannya meluncur sempurna dan menembus gawang Arema FC.

Tapi nyatanya gol indah itu tak membuat Rizky Ridho masuk jajaran tiga terbaik. Di sisi lain, dukungan voting di Indonesia cukup masif agar pemain Timnas Indonesia itu bisa menang, atau setidaknya bisa masuk tiga besar.

Tapi satu hal yang mungkin banyak orang belum tahu: ketiadaan Rizky Ridho dalam tiga besar bukan hanya berdasar hasil voting, melainkan juga ditentukan panel FIFA Legends.

Berdasarkan laman resmi FIFA, Montiel sebenarnya hanya dapat poin dari hasil voting fans sebanyak 8 poin saja. Dia kalah dari Declan Rice (11 poin) dan Lamine Yamal (9 poin).

Lantas bagaimana Montiel bisa jadi pemenang Puskas Award 2025? Dia dapat poin besar dari panel FIFA Legends. Pemain Argentina itu memperoleh 13 poin, berbanding 8 poin untuk Lamine Yamal dan 6 poin untuk Declan Rice.

Sehingga Montiel berhak jadi pemenang Puskas Award 2025 dengan total nilai 21 poin. Angkanya lebih tinggi dari Rice dan Yamal yang hanya 17 poin.

Nah sayangnya, FIFA tak menyertakan hasil nominasi lain. Sehingga tak diketahui berapa nilai yang didapat para pemain, termasuk Rizky Ridho baik dari voting maupun hasil panel FIFA Legends.

Editor: Banu Adikara
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore