
Dejan Antonic sukses bawa Semen Padang raih kemenangan hadapi Persijap Jepara. (Dok. Semen Padang)
JawaPos.com-Komaris Semen Padang FC, Braditi Moulevey buka suara mengenai jadwal dan lokasi pertandingan kontra Persija Jakarta yang tak berganti. Manajemen sudah berupaya cari solusi tapi menemui jalan buntu.
Semen Padang akan melakoni pertandingan pekan ke-15 Super League 2025/2026 menghadapi Persija Jakarta. Laga itu dijadwalkan berlangsung di Stadion Haji Agus Salim, Senin (22/12) pukul 19.00 WIB.
Jadwal laga itu menimbulkan reaksi kecewa dari pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic. Sebab wilayah Sumatera Barat, termasuk Kota Padang tengah mengalami bencana banjir dan tanah longsor dalam beberapa pekan terakhir.
Insiden itu menimbulkan korban jiwa yang tak sedikit. Dejan Antonic merasa seharusnya tak ada pertandingan sepak bola yang digelar di Padang untuk sementara waktu, meski stadion hingga tempat menginap kedua tim tidak terdampak.
Menyikapi hal itu, Braditi Moulevey selaku Komisaris Semen Padang FC, memberikan klarifikasi. Dia menjelaskan sikap manajemen tim terkait duel lawan Persija tersebut.
"Para suporter dan juga seluruh pendukung Semen Padang dimanapun berada, kami ingin sedikit menjelaskan tentang untuk laga lanjutan Liga 1 di kandang," kata Braditi Moulevey.
"Jadi memang di jadwal 22 Desember yang akan datang pertandingan lanjutan Liga 1 itu mempertandingkan antara Semen Padang melawan Persija yang akan main di Haji Agus Salim di Padang," terang Braditi dalam Padang TV (Member of Jawa Pos Multimedia), dipetik Rabu (17/12).
"Kita memang saat ini lagi berduka ya, Sumatera Barat khususnya Kota Padang juga pada umumnya yang mengalami musibah banjir dan longsor, cukup banyak saudara dan kisanak kita semua yang terlibat musibah, bencana banjir dan longsor yang memakan korban baik jiwa, material, dan seluruhnya. Tentunya ini merupakan derita juga untuk kita semua," tambah dia.
Manajemen, menurut Braditi, sudah berkomunikasi dengan I.League selaku operator kompetisi untuk melakukan perubahan jadwal. Semen Padang meminta agar Persija yang lebih dulu jadi tuan rumah pada putaran pertama.
Namun, upaya itu tak membuahkan hasil. Sebab I.League telah berkomunikasi pula dengan Persija Jakarta dan hasilnya Macan Kemayoran tak bisa memenuhi permintaan Semen Padang.
Sehingga tak ada yang banyak dan bisa dilakukan manajemen Semen Padang. Mereka menerima keputusan itu dan berharap suporter dapat mengerti.
"Tetapi kita sudah berusaha untuk mengusulkan, manajemen sudah bersurat resmi kepada PT Liga untuk menukar jadwal. Jadi kita sudah meminta kepada Persija untuk, harusnya kita kandang, kita tandang main di Jakarta. Tetapi surat tersebut tidak bisa dipenuhi oleh Persija karena ada hal-hal teknis lainnya," ujar Braditi Moulevey.
"Jadi kami harapkan kepada seluruh suporter maupun penonton maupun pendukung Semen Padang dimanapun berada, marilah nantinya, karena ini sudah keputusan, marilah kita hormati keputusan ini, kita penuhi keputusan ini, marilah kita datang ke stadion," lanjut Braditi Moulevey.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
