Logo JawaPos
Author avatar - Image
21 Desember 2025, 15.32 WIB

Malik Risaldi Terlahir Kembali! Rapor Ciamik Persebaya Surabaya Lawan Borneo FC

Malik Risaldi terlahir kembali usai cetak gol penting Persebaya Surabaya lawan Borneo FC. (Dok. Antara Foto) - Image

Malik Risaldi terlahir kembali usai cetak gol penting Persebaya Surabaya lawan Borneo FC. (Dok. Antara Foto)

JawaPos.com — Malik Risaldi benar-benar menjadi sorotan utama saat Persebaya Surabaya menjamu Borneo FC di Stadion Gelora Bung Tomo. Winger lincah itu meraih rating tertinggi dan menjadi simbol semangat Green Force yang pantang menyerah hingga peluit akhir berbunyi.

Laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 pekan ke-15 tersebut berakhir dengan skor imbang 2-2. Persebaya Surabaya harus puas berbagi angka meski tampil dominan dan menekan habis-habisan di sepanjang babak kedua.

Sejak awal paruh kedua, Persebaya Surabaya langsung mengambil inisiatif serangan dengan tempo tinggi. Aliran bola banyak diarahkan ke sisi sayap untuk membuka celah di pertahanan Borneo FC.

Namun hingga menit ke-60, tekanan tersebut belum membuahkan peluang matang yang benar-benar mengancam gawang lawan. Penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan dengan baik.

Di tengah dominasi tuan rumah, Borneo FC justru mencuri peluang berbahaya pada menit ke-62. Juan Villa melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, tetapi Ernando Ari tampil sigap dengan penyelamatan krusial.

Persebaya Surabaya merespons lewat peluang emas pada menit ke-67 melalui skema rapi Milos Raickovic. Umpan terobosan Milos disambut Catur Pamungkas, namun penyelesaian akhirnya belum menemui sasaran.

Asisten pelatih Shin Sang-Gyu kemudian melakukan penyegaran dengan memasukkan M. Ichas, Randy May, dan Mihailo Perovic pada menit ke-69. Pergantian ini diharapkan mampu meningkatkan intensitas dan variasi serangan.

Alih-alih berbuah positif, satu menit berselang Persebaya Surabaya justru kembali tertinggal. Gol kedua Borneo FC tercipta lewat gol bunuh diri Leo Lelis yang salah mengantisipasi bola di area pertahanan sendiri.

Tertinggal membuat Persebaya Surabaya semakin agresif dan menumpuk pemain di lini depan. Rizky Dwi turut dimasukkan untuk menambah daya dobrak dan memperbesar peluang mencetak gol balasan.

Tekanan beruntun hampir membuahkan hasil pada menit ke-79 lewat sundulan Randy May. Sayang, bola hasil duel udara tersebut masih melebar tipis dari gawang Nadeo Argawinata.

Ketika laga tampak akan berakhir pahit, Malik Risaldi muncul sebagai pembeda pada menit ke-88. Ia dengan tenang memanfaatkan bola rebound dan menghujamkannya ke gawang untuk mengubah skor menjadi 2-2.

Gol tersebut menjadi penegas kontribusi besar Malik sepanjang pertandingan. Tak hanya mencetak gol penyama kedudukan, ia juga konsisten merepotkan pertahanan lawan dengan pergerakan agresif.

Tiga menit kemudian, Malik kembali mencoba peruntungan lewat sepakan jarak jauh. Upaya tersebut belum berbuah gol, namun menegaskan mentalitas menyerang hingga detik terakhir.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor imbang tetap bertahan dan Persebaya Surabaya mengamankan satu poin penting.

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore