Logo JawaPos
Author avatar - Image
22 Desember 2025, 22.27 WIB

Pelatih Baru Persebaya Surabaya Dikabarkan Diumumkan Hari Ini! Hilal Mulai Terlihat

Pelatih baru Persebaya Surabaya dikabarkan berasal dari Portugal. (Persebaya Surabaya)

 

JawaPos.com — Pelatih baru Persebaya Surabaya dikabarkan diumumkan hari ini, hilal mulai terlihat di kanal resmi klub dan harapan Bonek perlahan menguat setelah penantian panjang pascakepergian Eduardo Perez. Isyarat pengumuman mulai bertebaran di media sosial, memantik optimisme publik sepak bola Kota Pahlawan.

Persebaya Surabaya baru saja bermain imbang 2-2 melawan Borneo FC pada laga lanjutan Super League 2025/2026 pekan ke-15 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (20/12/2025). Hasil itu diraih Green Force dalam kondisi tak ideal tanpa kehadiran pelatih kepala definitif di bangku cadangan.

Dalam pertandingan tersebut, Persebaya tampil menekan di babak kedua dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Namun, kegagalan memaksimalkan peluang membuat poin penuh kembali lepas dari genggaman.

Tambahan satu poin membuat Persebaya sempat menempati posisi ke-6 klasemen sementara Super League dengan koleksi 19 poin. Posisi itu menunjukkan potensi, sekaligus menggambarkan inkonsistensi performa sepanjang musim berjalan.

Menariknya, laga kontra Borneo FC dijalani Persebaya tanpa pelatih kepala dan tanpa caretaker Uston Nawawi di sisi lapangan. Uston harus absen karena akumulasi kartu kuning, sehingga tugas pendampingan tim dipegang asisten pelatih Shin Sang-gyu.

Situasi tersebut makin menegaskan pentingnya kehadiran pelatih kepala definitif di tubuh Persebaya. Sebelum pertandingan, Uston menilai sosok pelatih utama sangat dibutuhkan untuk memberikan dampak jangka panjang terhadap permainan tim.

“Pasti ada pengaruh, tetapi saat ini yang terpenting adalah Persebaya. Dalam kondisi apa pun, tim ini harus menjadi prioritas utama,” tegasnya. Pernyataan itu menunjukkan profesionalisme Uston di tengah situasi serba terbatas.

Eduardo Perez resmi berpisah dengan Persebaya pada 22 November 2025, dan sejak itu Uston telah sekitar 30 hari mendampingi tim. Meski demikian, ia mengaku belum mendapat informasi apa pun terkait pengumuman pelatih baru.

“Untuk pelatih baru, saya belum berkomunikasi dengan manajemen terkait hal tersebut. Saya belum mengetahui soal itu,” ucapnya. Kalimat tersebut mencerminkan minimnya komunikasi internal terkait arah jangka panjang tim.

Dengan status sementara, Uston memilih tetap fokus pada pekerjaan harian bersama pemain. “Saya fokus saja pada persiapan tim menghadapi pertandingan selanjutnya,” lanjutnya dengan nada datar.

Di bawah arahan Uston Nawawi, Persebaya memang belum mencatatkan kemenangan. Namun, Green Force juga belum menelan kekalahan, sebuah catatan yang menjaga stabilitas ruang ganti.

Hingga pekan ke-15 Super League, Persebaya Surabaya berada di posisi ketujuh klasemen sementara dengan 19 poin dari 14 laga. Catatan tersebut menegaskan performa yang masih naik turun dan butuh sentuhan taktik jangka panjang.

Kabar terbaru kemudian datang dari fanbase @bondonekat_media yang menyoroti belum adanya pengumuman pelatih baru. Mereka menulis, “Setelah mengakhiri kerjasama dengan Eduardo Perez sebagai (Pelatih Kepala) pada 22 November 2025 lalu, Persebaya sampai kini juga belum kunjung mengumumkan Pelatih baru mereka.”

Unggahan itu dilanjutkan dengan pengingat regulasi kompetisi yang mengikat klub. “Dalam regulasi, jika lebih 30 hari setelah mengakhiri kerjasama dengan pelatih , maka akan dikenakan sanksi berupa denda dengan nominal 100 juta rupiah.”

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore