
Aksi Milos Raickovic bersama Persebaya Surabaya. (Dok. Persebaya Surabaya)
JawaPos.com-Nasib lima pemain asing asal Balkan di skuad Persebaya Surabaya mulai berada di persimpangan jalan. Dua pemain dikabarkan bakal hengkang, sementara masa depan sisanya masih menunggu keputusan akhir di era pelatih anyar Bernardo Tavares jelang paruh musim Liga 1 2025/2026.
Evaluasi menyeluruh yang dilakukan Bernardo Tavares perlahan mengubah arah kebijakan tim. Gerbong Balkan yang sempat menjadi ciri khas Green Force kini berpotensi tereduksi. Dari lima pemain Eropa Timur yang menghuni skuad, hanya dua yang disebut aman, dua terancam keluar, dan satu berada dalam situasi abu-abu.
Musim ini, Persebaya diperkuat lima pemain Balkan. Mereka adalah Dime Dimov, Risto Mitrevski, Milos Raickovic, Dejan Tumbas, dan Mihailo Perovic. Empat di antaranya berasal dari Montenegro dan Makedonia Utara, sementara satu pemain lain datang dari Serbia.
Dari Montenegro, Milos Raickovic dan Mihailo Perovic direkrut pada awal musim 2025/2026. Raickovic diumumkan lebih dulu pada 23 Juni 2025, disusul Perovic pada 19 Juli 2025.
Raickovic didatangkan dari FK Otrant-Olympic Ulcinj dengan harapan menjadi motor lini tengah. Namun kontribusinya belum memenuhi ekspektasi.
Dari 14 penampilan dengan total 1.190 menit bermain, ia belum mencetak gol maupun assist. Padahal, gelandang Montenegro itu mencatatkan xG 2,08 dari 17 tembakan. Akurasi umpannya berada di angka 75 persen, dengan tujuh key pass dan dua kartu kuning.
Sebaliknya, Mihailo Perovic menunjukkan progres lebih positif. Penyerang Montenegro itu tampil 14 kali dengan total 1.029 menit bermain dan mencetak dua gol dari 14 percobaan tembakan, dengan xG 3,96. Meski belum menyumbang assist, akurasi umpannya mencapai 79 persen.
Dari Makedonia Utara, Persebaya memiliki Dime Dimov dan Risto Mitrevski yang sama-sama mengisi lini belakang. Dime Dimov merupakan pemain lama yang bergabung sejak musim 2024/2025. Ia tampil reguler musim ini dengan 12 penampilan dan total 982 menit bermain. Akurasi umpannya impresif, mencapai 93 persen, meski belum mencetak gol atau assist.
Sementara itu, Risto Mitrevski yang direkrut awal musim 2025/2026 baru tampil lima kali dengan total 450 menit bermain. Namun, ia sudah mencetak satu gol dari empat percobaan tembakan, menjadikannya relatif lebih efektif meski menit bermainnya terbatas.
Satu-satunya wakil Serbia di skuad Persebaya adalah Dejan Tumbas. Sama seperti Dimov, ia sudah memperkuat Green Force sejak musim 2024/2025. Meski statistik terbarunya tidak dipaparkan, Tumbas dikenal konsisten dan berstatus pemain lama, sehingga posisinya dinilai relatif aman.
Isu perombakan mencuat setelah akun Instagram @serdadumerahputih_1945 mengunggah foto kelima pemain Balkan Persebaya pada Senin (22/12/2025). Akun yang kerap membocorkan kabar internal sepak bola nasional itu menyematkan keterangan singkat, “Dua stay, dua out, satu 50:50.”
Unggahan tersebut langsung memantik spekulasi di kalangan suporter. Dalam postingan sebelumnya, akun tersebut juga menampilkan foto Milos Raickovic dengan tambahan kata “Sayonara”, yang mengarah pada sinyal perpisahan sang gelandang.
Jika kabar itu benar, Persebaya mulai menunjukkan sikap lebih selektif dalam mempertahankan pemain asing. Performa menjadi tolok ukur utama dalam evaluasi Bernardo Tavares.
Nasib empat pemain Balkan lainnya masih menunggu kepastian resmi dari manajemen. Namun satu hal jelas, era Bernardo Tavares perlahan membentuk wajah baru Persebaya Surabaya yang lebih efisien, disiplin, dan kompetitif. (*)
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
