Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 Desember 2025, 16.44 WIB

Kaleidoskop 2025: 7 Pelatih Tumbang di Tengah Jalan! Bukti Super League 2025/2026 Bukan untuk Pemula

Bernardo Tavares bisa jadi solusi instan Persebaya Surabaya gacor di Super League 2025-2026. (Istimewa) - Image

Bernardo Tavares bisa jadi solusi instan Persebaya Surabaya gacor di Super League 2025-2026. (Istimewa)

JawaPos.com — Di sepanjang 2025, setidaknya ada 7 pelatih tim Super League 2025/2026 yang dipecat di tengah kompetisi. Hal ini adalah bukti kompetitifnya liga nomor wahid di Tanah Air serta menjadi potret kerasnya sepak bola nasional sepanjang satu musim terakhir. 

Super League musim 2025/2026 benar-benar menunjukkan wajah kompetisi yang tanpa kompromi, bahkan untuk pelatih dengan reputasi dan prestasi mentereng. Dalam kurun kurang dari setengah musim, tujuh pelatih harus angkat kaki sebelum kontrak mereka berakhir. 

Mundur, dipecat, atau 'dikembalikan jabatan', semuanya menggambarkan tekanan luar biasa yang menyelimuti bangku cadangan klub-klub Super League.

Fenomena ini sekaligus menegaskan stabilitas bukan lagi jaminan di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.

Hasil pertandingan, posisi klasemen, dan ekspektasi suporter menjadi tiga faktor utama yang menentukan nasib seorang pelatih.

Nama pertama yang mengawali daftar ini adalah Bernardo Tavares, sosok yang identik dengan kebangkitan PSM Makassar.

Bernardo Tavares 

Setelah 3,5 tahun penuh cerita, Bernardo memilih mengakhiri perjalanannya bersama Juku Eja meski kontrak masih berlaku hingga 2026.

Keputusan Bernardo diumumkan langsung melalui akun Instagram pribadinya pada Rabu (1/10/2025).

Ia memposting foto saat membawa piala Super League bersama PSM Makassar hingga momen emosionalnya berteriak dari pinggir lapangan.

Kepergian Bernardo Tavares bukan karena hasil di lapangan semata. Ia memilih lebih dulu mengakhiri kontraknya karena permasalah gaji yang terus berulang dari tim, sebuah isu sensitif yang kerap menghantui klub-klub Tanah Air.

Eduardo Almeida

Nama kedua yang tersingkir adalah Eduardo Almeida, pelatih yang dikenal sebagai spesialis penyelamat tim zona degradasi. Kali ini, sentuhan magisnya tak bekerja bersama Semen Padang di Super League 2025/2026. 

Editor: Banu Adikara
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore