Logo JawaPos
Author avatar - Image
01 Januari 2026, 21.29 WIB

Harapan Bruno Moreira Menyala! Era Baru Persebaya Dimulai, Bernardo Tavares Siap Jadi Juru Selamat

HARUS LEBIH JELI: Bruno Moreira jadi pemain dengan pelanggaran terbanyak sampai pekan ke-24 Liga 1. (Persebaya Surabaya) - Image

HARUS LEBIH JELI: Bruno Moreira jadi pemain dengan pelanggaran terbanyak sampai pekan ke-24 Liga 1. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com — Harapan Bruno Moreira menjadi penanda dimulainya era baru Persebaya Surabaya. Kedatangan Bernardo Tavares sebagai pelatih kepala menghadirkan optimisme segar bagi Green Force menatap Super League 2025/2026.

Persebaya Surabaya resmi menunjuk Bernardo Tavares sebagai nakhoda baru tim utama. Keputusan ini menutup masa transisi pascakepergian Eduardo Pérez dengan arah yang lebih jelas dan terencana.

Langkah tersebut bukan sekadar pergantian pelatih. Manajemen ingin membangun fondasi prestasi jangka panjang yang berkelanjutan dan terukur.

Bernardo Tavares dikenal sebagai pelatih dengan pendekatan sepak bola modern. Disiplin taktik, organisasi permainan, dan manajemen ruang ganti menjadi ciri utamanya.

Profil itu dinilai sesuai dengan kebutuhan Persebaya Surabaya saat ini. Stabilitas dan identitas permainan konsisten menjadi agenda utama klub kebanggaan Kota Pahlawan.

Nama Bernardo bukan sosok asing di sepak bola Indonesia. Ia pernah membawa PSM Makassar ke level tertinggi lewat filosofi kolektif yang kuat.

Pendekatan tersebut menekankan struktur dan kebersamaan tim. Kilau bintang bukan prioritas utama dalam membangun kekuatan skuad.

Kepastian penunjukan Bernardo diumumkan melalui akun media sosial resmi klub. Persebaya Surabaya menyampaikan pesan singkat namun tegas kepada publik.

“Coach Bernardo Tavares is Green. Dia akan tiba di Surabaya dengan membawa seorang asisten,” tulis akun @officialpersebaya. “Seluruh tim kepelatihan yang ada saat ini juga akan terus men-support Coach Tavares di Persebaya.”

Pernyataan itu menunjukkan pilihan pada kesinambungan. Persebaya tidak menginginkan revolusi mendadak di tubuh tim.

Struktur kepelatihan lama tetap dipertahankan. Kolaborasi menjadi kata kunci dalam proses transisi ini.

Selain pengumuman tertulis, klub juga merilis video perkenalan. Bernardo menyapa langsung publik Surabaya dengan penuh antusias.

“Halo Indonesia. Surabaya, saya datang,” ujar Bernardo dalam video tersebut. “Terima kasih atas profesionalisme manajemen Persebaya.”

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kesabaran klub. “Terima kasih atas kesabaran dan respek terhadap kondisi dan situasi saya,” ucapnya.

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore