
Bernardo Tavares tak janjikan gelar juara. (Dok. Persebaya X)
JawaPos.com- Bernardo Tavares sudah diperkenalkan sebagai pelatih Persebaya Surabaya pada 22 Desember lalu. Tapi, juru taktik asal Portugal itu baru tiba di Surabaya pada Minggu (4/1) malam.
Kedatangan Tavares diiringi ekspektasi tinggi: membawa Green Force juara. Keinginan yang tidak berlebihan. Sebab, Tavares pernah membawa PSM Makassar juara pada Liga 1 2022-2023.
Apakah dia siap memenuhi ekspektasi itu? “Saat ini kami perlu mengenal apa yang kami miliki,” kata Tavares seperti dikutip Antara saat ditemui wartawan di Bandara Internasional Juanda Surabaya, Minggu malam.
"Persebaya adalah tim raksasa, terakhir kali mereka meraih gelar juara pada 2004 silam. Tapi, saya tidak bisa berjanji apapun. Saya tidak bisa menjanjikan gelar. Yang saya janjikan adalah terus bekerja, karena saya datang untuk bekerja, bukan liburan," kata Tavares.
Apalagi, Tavares tahu kalau persaingan papan atas sangatlah panas. "Untuk saat ini, kami harus membumi. Karena ada tim yang memiliki 37, 36, dan 35 poin. Akan sangat sulit jika saya bilang kami akan jadi juara. Jika saya bilang seperti itu, kalian akan berpikir bahwa aku bodoh," bebernya.
Tavares menyebut, untuk menjadi yang terbaik, sebuah tim butuh proses. "Gelar terakhir adalah tahun 2004, sudah 22 tahun yang lalu. Jadi, kami tidak bisa mengubah sesuatu dengan cepat. Kami harus melakukan (perubahan) step by step," bebernya.
Tavares memang ingin memberikan yang terbaik bagi tim barunya. Tapi, dia juga realistis. "Saya bukan penyihir. Saya tidak datang dan berkata: oh, sekarang kami akan memenangkan semua pertandingan. Tidak seperti itu," beber pelatih kelahiran 2 Mei 1980 tersebut.
Baginya, hasil dalam setiap laga tidak bisa ditebak. "Kami bisa kalah, kami bisa juga seri. Tapi saya berharap kami akan meraih kemenangan lebih banyak. Dan agar hal itu terjadi, saya perlu memberikan kenyamanan, kami perlu memberi motivasi kepada semua pemain," terang mantan pelatih Helsinki IFK itu.
Ingin Ukir Sejarah Bersama Green Force
Tavares memang ogah sesumbar menjadi juara musim ini. Tapi, dia punya niatan untuk membawa Persebaya meraih prestasi terbaik.
"Saya sudah membuat sejarah yang bagus dengan PSM Makassar. Sekarang, saatnya saya mencoba untuk membuat sejarah yang bagus pula untuk Persebaya," beber Tavares. Di Persebaya, Tavares tidak datang sendirian. Dia membawa asistennya di PSM, Renato Duarte.
Lalu, apakah dia juga akan memboyong mantan PSM ke Surabaya? "Beberapa pemain PSM memang mengontak saya setelah tahu saya ke sini (Persebaya). Tapi kami harus respek, karena mereka masih memiliki kontrak dengan PSM," beber pelatih berkepala plontos itu.
BIODATA
Nama Lengkap : Fernando Jose Bernardo Tavares
Tempat/Lahir : Proenca-a-Nova, 2 Mei 1980
Kebangsaan : Portugal
Lisensi : Pro-UEFA
Formasi Favorit : 4-3-3
Statistik Manajerial
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
