Logo JawaPos
Author avatar - Image
13 Januari 2026, 21.15 WIB

Jawaban John Herdman soal Piala AFF 2026, Isyaratkan Coba-coba Pemain Baru

Pelatih baru Timnas Indonesia John Herdman bersama Ketua PSSI Erick Thohir saat di perkenalkan kepada publik. (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Pelatih baru Timnas Indonesia John Herdman bersama Ketua PSSI Erick Thohir saat di perkenalkan kepada publik. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menjawab soal tantangan berbicara banyak dalam ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026. Dia mengisyaratkan bakal mencoba banyak pemain baru untuk ajang tersebut.

Piala AFF 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 6 Agustus mendatang. Ini jadi turnamen kedua yang akan dijalani oleh John Herdman dalam memimpin Timnas Indonesia.

Meski digelar pertengahan tahun, penyelenggaraan Piala AFF 2026 tetap di luar agenda resmi FIFA. Sebab, kalendernya periode FIFA Matchday hanya berlangsung pada Maret, Juni, September-Oktober, dan November.

Kondisi itu membuat John Herdman selaku pelatih Timnas Indonesia yang baru, menyiratkan tak bisa menggunakan para pemain terbaik.

"Turnamen di bulan Juli dan Agustus adalah sesuatu yang berbeda. Akan sulit untuk membawa pemain tier 1 dan 2, karena mereka punya komitmen kepada klubnya, dan itu di luar kalender FIFA," ucap Herdman dalam jumpa pers di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1).

Karena itu, Herdman ingin memanfaatkan Piala AFF 2026 sebagai ajang coba-coba pemain baru atau pelapis.

"Jadi, itulah pentingnya memiliki kolam talenta yang luas. Dan, saya pikir turnamen di Agustus yaitu AFF jadi sebuah kesempatan yang bagus untuk saya memahami seberapa dalam kolam talenta yang dimiliki Indonesia," terang dia.

"Lalu juga memberikan kesempatan kepada para pemain yang tidak mendapatkannya saat Maret atau Juni di kalender FIFA. Untuk memberikan kesempatan kepada para pemain muda, namun dengan skala yang jauh lebih besar," tambah Herdman.

Herdman pun menilai kehadiran Piala AFF 2026 sangat tepat untuk dirinya yang berstatus sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Karena dirinya jadi bisa punya opsi pemain lebih banyak ke depannya.

Pelatih berusia 50 tahun itu juga menganggap Piala AFF mirip seperti Gold Cup, turnamen konfederasi saat dirinya menangani Timnas Kanada.

Meski Gold Cup sebenarnya setara Piala Asia, Herdman merasa kesulitan memakai pemain terbaiknya untuk Timnas Kanada. Ia tak bisa memanggil Jonathan David dan Alphonso Davies yang lebih dibutuhkan klubnya.

"Jadi, saya pikir struktur dari turnamen tersebut sebagai seorang pelatih baru itu sempurna. Anda punya kesempatan untuk menggunakan kolam yang jauh lebih besar, dan itu mirip dengan apa yang kita lakukan di CONCACAF dengan Gold Cup," jelas Herdman.

"Kita tidak punya akses untuk mendatangkan Alphonso Davies atau Jonathan David untuk turnamen itu. Anda harus menggunakan pemain lokal dan kolam yang jauh lebih besar. Dan, Anda bisa belajar dan melihat pemain di situasi itu," tutupnya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore