Logo JawaPos
Author avatar - Image
16 Januari 2026, 16.24 WIB

Terbanyak Nomor 2 di Super League! 6 Kartu Merah Persebaya Surabaya, Jadi Alarm Bahaya Bernardo Tavares!

Total 6 kartu merah sudah dikoleksi Persebaya Surabaya di putaran pertama Super League 20252026. (Persebaya Surabaya) - Image

Total 6 kartu merah sudah dikoleksi Persebaya Surabaya di putaran pertama Super League 20252026. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com — Koleksi kartu merah Persebaya Surabaya jadi yang terbanyak nomor dua di Super League. Enam kartu merah sudah dikoleksi Green Force pada putaran pertama Super League 2025/2026.

Hal ini jelas menjadi alarm bahaya bagi sang pelatih, Bernardo Tavares. Catatan disiplin itu kontras dengan performa kompetitif Green Force yang masih mampu bersaing di papan atas klasemen sementara.

Persebaya Surabaya menutup 17 laga putaran pertama dengan total enam kartu merah atau rata-rata 0,35 kartu merah per laga.

Angka tersebut hanya kalah dari Persijap Jepara yang memimpin daftar tim paling sering kehilangan pemain akibat kartu merah.

Situasi ini menempatkan Persebaya Surabaya sejajar dengan Arema FC, Persija Jakarta, dan Madura United FC dalam daftar lima besar tim dengan kartu merah terbanyak.

Namun posisi Persebaya Surabaya sebagai kandidat kuat penantang gelar membuat catatan ini terasa lebih mengkhawatirkan.

Kondisi ini juga tak bisa dilepaskan dari kontribusi pemain kunci di lini tengah, Francisco Rivera. Playmaker asal Meksiko itu tampil gemilang sepanjang putaran pertama dengan torehan empat gol dan lima assist dari 13 laga.

Produktivitas Rivera memberi warna pada permainan Persebaya Surabaya yang lebih dinamis dan kreatif. Ia menjadi poros serangan sekaligus penghubung antarlini yang sulit tergantikan di skema permainan tim.

Di balik kontribusi besar tersebut, Rivera menyisakan catatan disiplin yang mengundang perhatian. Ia mengoleksi dua kartu merah dan masuk lima besar pemain dengan kartu merah terbanyak di putaran pertama Super League.

Rivera sejajar dengan Julian Guevara dari Arema FC, Sho Yamamoto dari Persis Solo, dan Luciano Guaycochea dari Persib Bandung yang sama-sama mencatat dua kartu merah.

Sementara Yann Motta dari Arema FC mengoleksi satu kartu merah dari lima laga.

Dua kartu merah Rivera terasa signifikan mengingat perannya sebagai pengatur tempo permainan.

Setiap kali ia absen, keseimbangan lini tengah Persebaya Surabaya cenderung terganggu dan memaksa pelatih mengubah pendekatan taktik.

Secara tim, Persebaya Surabaya sudah mengoleksi 30 kartu kuning dan enam kartu merah sepanjang putaran pertama. Jumlah itu menjadi pekerjaan rumah besar bagi Bernardo Tavares yang baru mulai menyelami karakter skuadnya.

Daftar pemain Persebaya Surabaya dengan koleksi kartu merah:

Editor: Banu Adikara
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore