
Ze Valente siap adu magis hadapi Francisco Rivera di laga PSIM Yogyakarta vs Persebaya Surabaya. (Dok. PSIM Yogyakarta, Dok. Instagram @cachisrivera)
JawaPos.com - Duel lini tengah bakal jadi sorotan utama saat PSIM Yogyakarta menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-18 Super League 2025/2026. Laga perdana putaran kedua ini mempertemukan dua gelandang paling produktif, Ze Valente dan Francisco Rivera, yang sama-sama menjadi motor serangan timnya.
Pertandingan PSIM Yogyakarta melawan Persebaya Surabaya akan digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (25/1/2026) sore. Atmosfer panas diprediksi tercipta karena kedua tim sama-sama mengincar start positif di putaran kedua.
Ze Valente kembali jadi tumpuan utama PSIM Yogyakarta untuk urusan kreativitas dan gol dari lini kedua. Gelandang asal Portugal itu masuk lima besar midfielder paling gacor di putaran pertama Super League 2025/2026.
Statistik Ze Valente menunjukkan peran vitalnya bersama Laskar Mataram sepanjang putaran pertama. Dari 16 pertandingan, pemain berusia 31 tahun itu mencetak 5 gol dan 3 assist dengan total 1.423 menit bermain.
Produktivitas Ze Valente tak lepas dari kecerdasannya membaca ruang dan kualitas kaki kirinya. Beroperasi sebagai attacking midfielder, ia kerap muncul di momen krusial untuk memecah kebuntuan PSIM Yogyakarta.
Secara profil, Ze Valente bernama lengkap José Pedro Magalhães Valente dan lahir di Paredes, Portugal, pada 14 Mei 1994. Ia bergabung dengan PSIM Yogyakarta sejak 1 Juli 2025 dan terikat kontrak hingga 31 Mei 2026.
Kontribusi Ze Valente juga terlihat dari konsistensinya menjaga intensitas permainan. Meski mengoleksi lima kartu kuning, ia tetap menjadi figur sentral dalam struktur permainan PSIM.
Mentalitas profesional menjadi fondasi permainan Ze Valente sepanjang musim ini.
“Fokus, disiplin, dan ketahanan bukanlah kebajikan khusus yang harus diromantiskan atau dilebih-lebihkan untuk memvalidasi diri kita sendiri,” ujarnya di kanal pribadinya.
Pernyataan itu mencerminkan cara pandang Ze Valente terhadap profesinya sebagai pesepak bola. “Itu adalah persyaratan minimum bagi siapa pun yang memilih untuk menjadi pemain sepak bola profesional,” lanjutnya.
Di kubu tamu, Persebaya Surabaya juga mengandalkan gelandang kreatif yang tak kalah berbahaya, Francisco Rivera. Meski skuad Green Force mengalami pembaruan di bawah Bernardo Tavares sejak Januari 2026, Rivera tetap jadi sosok kunci.
Francisco Rivera masuk daftar lima besar midfielder paling gacor di putaran pertama Super League 2025/2026. Pemain asal Meksiko itu mencatatkan 4 gol dan 5 assist dari 13 pertandingan.
Rivera dikenal sebagai gelandang serang dengan mobilitas tinggi dan visi bermain yang tajam. Selain posisi utama sebagai attacking midfielder, ia juga bisa bermain lebih ke dalam atau melebar di sayap kiri.
Dari sisi disiplin, Rivera menjalani putaran pertama yang penuh dinamika. Ia mengoleksi dua kartu kuning dan dua kartu merah dalam total 1.150 menit bermain.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
