
Pedro Matos jadi pemain asing terbaru Bernardo Tavares di Persebaya Surabaya. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Total belanja tembus Rp 13,91 miliar menjadi penanda keseriusan Bernardo Tavares mereset skuad Persebaya Surabaya di putaran kedua Super League 2025/2026. Langkah agresif ini diambil untuk memperkuat kedalaman tim sekaligus meningkatkan daya saing Green Force saat kompetisi kembali bergulir.
Persebaya Surabaya resmi memperkenalkan Pedro Matos sebagai pemain asing teranyar pada Kamis (22/1/2026). “Welcome Pedro Matos,” tulis Persebaya Surabaya saat mengenalkan gelandang asal Portugal itu ke publik.
Pedro Matos menjadi pemain asing keempat era Bernardo Tavares pada paruh kedua musim ini. Kehadirannya langsung memunculkan sorotan karena membuat komposisi pemain asing Persebaya Surabaya berada dalam kondisi overkuota.
Berdasarkan rekam jejaknya bersama Semen Padang, Pedro dikenal sebagai gelandang pengatur tempo permainan. Ia memiliki kemampuan distribusi bola yang rapi serta kecerdasan membaca situasi di lapangan.
Secara profil, Pedro Matos lahir di Vila Nova de Gaia, Portugal, pada 11 Mei 1998 dan kini berusia 27 tahun. Dengan tinggi 1,75 meter, ia biasa bermain sebagai gelandang serang, namun juga nyaman ditempatkan sebagai gelandang tengah maupun sayap kanan.
Nilai pasar Pedro saat ini mencapai Rp 2,17 miliar, menjadikannya rekrutan strategis dari sisi kualitas dan investasi. Pada putaran pertama Super League 2025/2026, ia mencatatkan 15 penampilan bersama Semen Padang.
Kontribusinya terbilang stabil dengan torehan satu gol dan empat assist. Total menit bermainnya mencapai 1.144 menit dengan catatan dua kartu kuning.
Perannya dinilai mirip dengan Francisco Rivera yang lebih dulu menjadi motor permainan Persebaya Surabaya. Namun, Pedro dinilai lebih fleksibel karena bisa digeser ke sisi kanan untuk menyesuaikan kebutuhan taktik.
Bernardo Tavares menilai Pedro Matos mampu menghadirkan dimensi baru dalam permainan tim. Ia diharapkan memperkuat transisi Persebaya Surabaya dari fase bertahan ke menyerang secara lebih seimbang.
Kehadiran Pedro juga diyakini membuat lini tengah Green Force lebih solid. Dukungan kepada lini depan menjadi lebih terjamin karena aliran bola bisa dikontrol dengan lebih baik.
Sebelum mendatangkan Pedro, Tavares menekankan pentingnya keseimbangan di dalam tim. Ia ingin setiap posisi memiliki kedalaman pemain yang sehat dan kompetitif.
Masuknya sejumlah pemain baru menjadi perhatian utama tim pelatih. Proses adaptasi dan pemahaman karakter pemain harus dipercepat agar performa tim tidak mengalami penurunan.
“Setelah itu kami harus bekerja keras karena ada pemain baru yang datang. Kami perlu lebih mengenal karakteristik semua pemain,” kata Coach Tavares.
Untuk menunjang proses adaptasi tersebut, Persebaya Surabaya berencana menggelar laga uji coba selama jeda kompetisi.
Agenda ini dimanfaatkan sebagai ajang evaluasi bagi pemain yang selama ini belum banyak mendapatkan menit bermain.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
