Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 Januari 2026, 14.38 WIB

Pesan Terakhir Bernardo Tavares Soal Dejan Tumbas Tinggalkan Persebaya, Bonek Menyayangkan

Konten: Bernardo Tavares pernah berharap Dejan Tumbas bisa balik lagi ke posisi striker Persebaya Surabaya. (Persebaya Surabaya) - Image

Konten: Bernardo Tavares pernah berharap Dejan Tumbas bisa balik lagi ke posisi striker Persebaya Surabaya. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com — Pesan terakhir Bernardo Tavares soal Dejan Tumbas menjadi sorotan setelah Persebaya Surabaya resmi melepas sang pemain jelang putaran kedua Super League 2025/2026. Harapan Dejan Tumbas kembali menjadi striker Persebaya Surabaya lagi pun akhirnya tak pernah terwujud.

“Bisa jadi (Dejan Tumbas kembali ke depan). Tapi Jefferson juga bisa bermain sebagai bek kiri, bisa bermain sebagai bek tengah, bermain sebagai penyerang sayap kiri,” ungkap Bernardo Tavares beberapa waktu lalu.

Pernyataan itu kini terasa seperti salam perpisahan bagi pemain asal Serbia tersebut. Persebaya Surabaya secara resmi mengumumkan daftar pemain yang tidak dipertahankan untuk putaran kedua kompetisi. Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun media sosial resmi klub.

Enam nama dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari skuad Green Force. Mereka adalah Diego Mauricio, Dejan Tumbas, Dime Dimov, Rizky Dwi Pangestu, Kadek Raditya, dan Rendy Oscario.

“Diego Mauricio, Dejan Tumbas, Dime Dimov, Rizky Dwi Pangestu, Kadek Raditya, dan Rendy Oscario, tidak lagi menjadi bagian skuad Persebaya di putaran kedua BRI Super League 2025/2026,” tulis keterangan Persebaya Surabaya, Jumat (23/1/2026).

Manajemen juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi para pemain selama membela klub.

Dari seluruh nama yang dilepas, Dejan Tumbas menjadi sosok yang paling menyita perhatian Bonek dan Bonita. Banyak suporter menyayangkan keputusan tersebut karena menilai performa Dejan masih cukup menjanjikan.

Reaksi kaget langsung terlihat di kolom komentar media sosial Persebaya Surabaya. Tidak sedikit pendukung yang mempertanyakan alasan klub melepas pemain yang kerap tampil reguler itu.

Sinyal kepergian Dejan sebenarnya sudah tercium sebelumnya. Ia terlihat tidak lagi mengikuti sesi latihan Persebaya Surabaya dalam beberapa kesempatan terakhir.

Kondisi itu memicu berbagai spekulasi di kalangan suporter. Namun banyak yang tetap berharap Dejan akan bertahan, terlebih setelah pernyataan Bernardo Tavares terkait kemungkinan perubahan posisinya.

Sepanjang putaran pertama Super League 2025/2026, Dejan Tumbas justru menjadi salah satu pemain yang paling sering dimainkan. Ia tercatat sebagai pemain dengan menit bermain tertinggi ke-6 di skuad Persebaya Surabaya.

Total, Dejan tampil dalam 14 pertandingan dengan akumulasi 1.148 menit bermain. Catatan itu menunjukkan kepercayaan besar yang diberikan tim pelatih kepadanya.

Dari sisi statistik menyerang, Dejan mencatat expected goals sebesar 2,75. Ia melepaskan 10 percobaan tembakan, meski belum mampu mencetak gol maupun assist.

Akurasi umpan Dejan berada di angka 76 persen sepanjang putaran pertama. Ia juga mencatat satu keypass yang menunjukkan kontribusinya dalam membangun serangan.

Dalam aspek disiplin, Dejan melakukan 12 pelanggaran dan empat kali dilanggar lawan. Menariknya, ia tak mengoleksi kartu kuning, meski sempat menerima satu kartu merah.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore