Logo JawaPos
Author avatar - Image
30 Januari 2026, 02.06 WIB

Dukung PSIS Secara Tertib, Ketua Panser Biru Minta Suporter Tak Berdiri di Kursi

Ketua Panser Biru Wareng saat di Stadion Jatidiri. (Dok. Kepareng) - Image

Ketua Panser Biru Wareng saat di Stadion Jatidiri. (Dok. Kepareng)

JawaPos.com - Ketua Umum Panser Biru, Kepareng, yang akrab disapa Wareng, mengimbau seluruh suporter PSIS Semarang agar menjaga ketertiban dan fasilitas Stadion Jatidiri saat menyaksikan laga pekan ke-18 Championship 2025/2026.

Pertandingan ini menjadi laga terakhir putaran kedua sebelum jeda kompetisi selama 12 hari putaran ketiga Championship, mempertemukan tuan rumah PSIS Semarang melawan Kendal Tornado FC.

Duel tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat (30/1/2025) di Stadion Jatidiri, Kota Semarang, dengan waktu kick-off pukul 15.30 WIB.

Wareng secara khusus meminta para penonton untuk tidak berdiri di atas kursi stadion demi menjaga fasilitas yang ada.

Imbauan ini disampaikan melalui akun Instagram pribadinya, @kepareng_wareng. Dalam unggahan tersebut, Wareng membagikan sebuah poster bertuliskan ajakan untuk bersama-sama menjaga Stadion Jatidiri.

“Ayo jaga Stadion Jatidiri. Kepada suporter yang terhormat, mohon untuk tidak berdiri di atas kursi demi menjaga fasilitas stadion,” demikian bunyi pesan dalam poster tersebut.

Tak hanya itu, Wareng juga menambahkan penjelasan dalam kolom caption unggahannya. Ia mengingatkan bahwa setiap kerusakan fasilitas stadion akan menjadi tanggung jawab pihak penyewa, dalam hal ini PSIS Semarang.

Menurutnya, kerusakan seperti kursi copot atau pintu yang rusak akan berdampak langsung pada klub kebanggaan warga Semarang tersebut.

“Buat dulur-dulur, setiap fasilitas Stadion Jatidiri yang rusak dibebankan kepada penyewa (PSIS) untuk memperbaiki atau menggantinya. Kalau sayang PSIS, jangan diulangi lagi menginjak-injak kursi sampai copot atau menjebol pintu sampai rusak,” tulis Wareng.

Imbauan ini bukan tanpa alasan. Dalam beberapa pertandingan sebelumnya, masih ditemukan suporter yang berdiri di atas kursi demi mendapatkan sudut pandang lebih baik.

Padahal, kebiasaan tersebut berpotensi merusak fasilitas stadion dan membahayakan keselamatan penonton itu sendiri.

Wareng berharap kesadaran kolektif dari seluruh suporter PSIS dapat terus meningkat. Ia menekankan bahwa dukungan kepada tim tidak hanya ditunjukkan lewat nyanyian dan atribut di tribun, tetapi juga melalui sikap bertanggung jawab dalam menjaga fasilitas bersama.

Dengan laga melawan Kendal Tornado FC yang diprediksi menarik, Panser Biru mengajak seluruh suporter untuk tetap memberikan dukungan penuh secara tertib dan dewasa. Menjaga Stadion Jatidiri, menurut Wareng, adalah bagian dari bentuk cinta nyata kepada PSIS Semarang.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore