
Ramadhan Sananta dikabarkan dilirik Persebaya Surabaya. (Instagram/@m.ramadhansn)
JawaPos.com — Cerita Ramadhan Sananta curi hati Bernardo Tavares kembali mencuat dan memanaskan bursa transfer Super League 2025/2026. Penyerang Timnas Indonesia itu kini dirumorkan bakal reuni dengan sang pelatih di Persebaya Surabaya pada putaran kedua musim ini.
Nama Ramadhan Sananta memang tak asing bagi Bernardo Tavares karena keduanya pernah bekerja sama di PSM Makassar.
Dari tangan pelatih asal Portugal itu, Sananta tumbuh menjadi striker muda yang disegani di level nasional.
Kisah kebangkitan Sananta mulai benar-benar disorot publik pada SEA Games 2023 di Kamboja. Saat itu, ia tampil sebagai salah satu top skor dengan koleksi lima gol dan membawa Timnas Indonesia U-22 meraih medali emas.
Gol-gol Sananta lahir saat menghadapi Filipina, Timor Leste, dan Myanmar, masing-masing satu gol. Dua gol lainnya dicetak di partai final melawan Thailand yang membuka jalan kemenangan Indonesia di Stadion Olimpiade Phnom Penh.
Penampilan gemilang itu semakin menegaskan status Sananta sebagai striker masa depan Garuda. Padahal, tiga tahun sebelumnya ia masih berkutat di Liga 3 dan belum banyak dikenal publik sepak bola nasional.
Karier profesional Sananta dimulai pada 2021 bersama PS Harjuna Putra di Liga 3. Di klub tersebut, ia langsung mencuri perhatian dengan mencetak sembilan gol dari 12 penampilan.
Performa apik itu membuat Persikabo 1973 kepincut dan mengontraknya pada tahun yang sama. Sayangnya, kesempatan bermain di level Super League masih sangat terbatas bagi pemain muda kelahiran Daik, Kepulauan Riau, itu.
Debut Sananta di Super League terjadi pada 3 Februari 2022 saat Persikabo 1973 menghadapi Bali United. Sepanjang membela Persikabo, ia hanya mencatatkan empat penampilan tanpa kontribusi gol.
Situasi tersebut berubah ketika PSM Makassar merekrutnya pada 25 Mei 2022. Di klub berjuluk Juku Eja itu, Sananta bertemu dengan Bernardo Tavares yang memberi kepercayaan besar kepadanya.
Sebagai pemain muda, Sananta awalnya tidak dibebani target tinggi. Namun kerja kerasnya di latihan membuat Bernardo Tavares perlahan memberi menit bermain yang konsisten.
Musim lalu menjadi titik balik kariernya bersama PSM Makassar. Bermain sebagai penyerang tengah, Sananta mampu menjadi top skor tim dengan torehan 11 gol.
Jumlah gol tersebut menyamai catatan Wiljan Pluim yang dikenal sebagai motor serangan PSM. Dari situlah nama Sananta mulai diperhitungkan sebagai striker lokal papan atas.
Performa apik di level klub mengantarkannya ke Timnas Indonesia senior. Pada September 2022, ia mendapat panggilan Shin Tae-yong untuk FIFA Matchday melawan Curacao.
Kepercayaan itu berlanjut di Piala AFF 2022. Meski hanya bermain 27 menit, Sananta sukses mencetak satu gol saat menghadapi Brunei Darussalam.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
