
Larangan kehadiran Bonek di laga away Persebaya Surabaya jadi salah satu contoh kerugian transformasi sepak bola. (Persebaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya sudah menjalani sepuluh pertandingan kandang di Super League 2025/2026. Namun, rapornya ternyata tak begitu menyenangkan karena banyak yang merah dan kerap membuat Bonek kecewa.
Berdasarkan data Transfermarkt dan laman resmi I.League, Persebaya menjadi salah satu tim dengan rata-rata jumlah penonton terbanyak di Super League 2025/2026.
Green Force menempati posisi ketiga dengan rata-rata 16.753 penonton dalam setiap pertandingan kandang. Persebaya hanya di bawah Persija Jakarta (24.085) dan Persib Bandung (23.806).
Hanya saja antusiasme para penonton dan Bonek nonton langsung di Stadion Gelora Bung Tomo tak sepadan dengan aksi para pemain Persebaya di lapangan. Sebab, Green Force malah jarang menang saat main di kandang sendiri.
Statistik mencatat bahwa Persebaya hanya mampu meraih lima kemenangan di kandang sendiri, yakni melawan Bali United FC (5-2), Semen Padang FC (1-0), Persijap Jepara (4-0), Persis Solo (2-1), dan Malut United FC (2-1).
Sementara lima laga kandang lain berbuah pahit. Persebaya kalah saat menghadapi PSIM Yogyakarta (0-1) dan Persija Jakarta (1-3), serta ditahan inbang Arema FC (1-1), Borneo FC (2-2), dan Dewa United Banten FC (1-1).
Nahasnya, rentetan hasil negatif itu diperoleh Persebaya saat Bonek berbondong-bondong datang ke Stadion GBT. Seperti laga pembuka lawan PSIM, di mana ada 17.456 penonton yang datang.
Lalu, ketika menjamu Persija, sebanyak 33.432 Bonek dan Bonita memadati Stadion GBT. Jumlah itu jadi pertandingan dengan penonton terbanyak di Super League 2025/2026.
Begitu pula saat Persebaya ditahan Arema FC dan Dewa United Banten FC. Bonek yang datang dan memberikan dukungan langsung di GBT mencapai sedikitnya 20 ribu penonton. Tapi, hasilnya justru berujung hasil imbang.
Rentetan hasil itu membuat Bonek kecewa. Luapan kekecewaan tersebut tampak dalan komentar netizen di salah satu unggahan akun Instagram fanbase Persebaya, @onlinepersebaya, yang mengumumkan jumlah penonton saat lawan Dewa United FC.
"Giliran yang nonton rame, mainnya kurang bergairah," tulis akun t.s*t**n*.
"Setelah gairah kembali datang, hasil pertandingan kembali imbang," tulis akun bmk*zz*l dengan menambahkan emoji sedih.
Kini, tugas berat menanti Bernardo Tavares. Pelatih asal Portugal itu harus membangkitkan semangat para pemain saat bermain di kandang sendiri agar bisa meraih kemenangan di hadapan Bonek dan Bonita.
Persebaya masih punya enam laga lagi yang akan dimainkan di Stadion GBT. Terdekat adalah melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada Sabtu (14/2).
Hasil Pertandingan Kandang Persebaya Surabaya di Stadion GBT (Jumlah Penonton)
1. Persebaya 0-1 PSIM Jogja (17.456 penonton)
2. Persebaya 5-2 Bali United FC (10.200 penonton)
3. Persebaya 1-0 Semen Padang FC (9.321 penonton)
4. Persebaya 4-0 Persijap Jepara (12.376 penonton)
5. Persebaya 1-3 Persija Jakarta (33.432 penonton)
6. Persebaya 2-1 Persis Solo (9.428 penonton)
7. Persebaya 1-1 Arema FC (29.476 penonton)
8. Persebaya 2-2 Borneo FC Samarinda (9.432 penonton)
9. Persebaya 2-1 Malut United FC (12.978 penonton)
10. Persebaya 1-1 Dewa United Banten FC (23.431 penonton)
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
