Logo JawaPos
Author avatar - Image
04 Februari 2026, 23.43 WIB

Persik Kediri Tak Dapat Izin, Jamu PSIM Yogyakarta Tanpa Penonton di Stadion Brawijaya

Suporter Persik Kediri memberikan dukungan laga Persik di Stadion Brawijaya Kediri. (Persik/Antara)

JawaPos.com - Persik Kediri kembali kesulitan mendapatkan izin bertanding di “rumah”-nya sendiri, Stadion Brawijaya, tepatnya saat menjamu PSIM pada 13 Februari mendatang. Macan Putih tidak mendapatkan izin keamanan untuk menggelar pertandingan tersebut.

Ketua Panpel Persik, Tri Widodo, mengatakan sudah berkoordinasi dengan kepolisian terkait izin untuk tiga pertandingan pada Februari ini.

“Pertandingan melawan PSIM tidak mendapatkan izin,” katanya.

Hal itu didasarkan pada peristiwa yang terjadi pada 2019 lalu. Saat itu, terjadi bentrokan antara suporter Persik dengan suporter PSIM di Stadion Brawijaya. Puluhan orang mengalami luka akibat insiden tersebut. “Ada sejarah kelam itu yang membuat izin sulit keluar,” ungkapnya.

Widodo menyatakan, panpel Persik sudah bergerak mencari opsi venue. Setidaknya, ada dua stadion yang sedang dijajaki untuk menjadi lokasi pertandingan.

“Ada Stadion Surajaya Lamongan dan Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) Gresik,” terangnya.

Namun, kedua stadion tersebut masih dalam tahap penjajakan. Proses perizinan pun masih berjalan. “Masih berkoordinasi dengan Dispora dari kedua kota tersebut,” tambahnya.

Opsi terbesar Persik adalah menggunakan Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik. Sebab, Persik sebelumnya pernah berkandang di sana, tepatnya saat menjamu Madura United pada 16 Agustus tahun lalu.

Meskidemikian, Widodo menegaskan panpel Persik masih terus berusaha menggelar pertandingan di Stadion Brawijaya. Pihaknya mengusulkan pertandingan dilangsungkan tanpa penonton melawan PSIM kepada pihak keamanan di Kediri. Usulan tersebut masih dalam proses.

“Semoga tembus, karena bagaimanapun bermain di rumah sendiri lebih baik,” ungkapnya.

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore