Logo JawaPos
Author avatar - Image
12 Februari 2026, 15.43 WIB

Strategi Transfer Persik Kediri Berbuah Manis, Legiun Asing Baru Langsung Tunjukkan Kualitas

Pemain baru Persik Kediri Rodrigo Dias (kiri) dan Ernesto Gomez. (Dok. Persik Kediri) - Image

Pemain baru Persik Kediri Rodrigo Dias (kiri) dan Ernesto Gomez. (Dok. Persik Kediri)

JawaPos.com - Persik Kediri menunjukkan keseriusannya menatap putaran kedua Super League. Macan Putih menutup bursa transfer paruh musim dengan manuver yang terbilang agresif.

Sejumlah nama anyar didatangkan untuk memperkuat kedalaman skuad sekaligus mendongkrak performa yang saat ini berada di papan tengah klasemen supaya dapat bersaing dipapan atas Super League musim ini.

Beberapa pemain asing yang resmi merapat ke Persik Kediri antara lain Jon Toral, Adrian Luna, Ernesto Gomez, Rodrigo Dias, dan Chechu Meneses.

Dari daftar tersebut, hanya Chechu yang sudah lebih dulu mengenal atmosfer sepak bola Indonesia. Empat nama lainnya menjadikan Persik sebagai pelabuhan pertama mereka di Liga Indonesia.

Langkah ini bukan tanpa perhitungan. Strategi transfer Persik Kediri kali ini terlihat lebih terstruktur.

Manajemen memberi ruang besar kepada pelatih kepala Marcos Reina Torres dalam proses rekrutmen. Mulai dari identifikasi kebutuhan tim, analisis performa, hingga pendekatan kepada pemain, semuanya berjalan sesuai keinginannya.

Hasilnya mulai terasa. Dalam laga menghadapi Bali United, Jon Toral langsung mencatatkan assist yang berujung gol.

Adrian Luna pun tak butuh waktu lama untuk menunjukkan kualitasnya lewat torehan gol penting. Momentum itu berlanjut saat Persik bersua Dewa United.

Toral kembali mencatatkan namanya di papan skor, sementara Ernesto Gomez mencuri perhatian lewat gol di laga debut.

Kehadiran para pemain asing anyar ini membuat permainan Persik Kediri lebih variatif. Aliran bola di lini tengah lebih hidup, transisi menyerang berjalan cepat, dan efektivitas di sepertiga akhir lapangan meningkat. Kombinasi pemain lama dan rekrutan baru perlahan menemukan irama permainan yang lebih solid.

Di tengah persaingan ketat Super League, kedalaman skuad menjadi faktor yang sangat penting.

Persik tampaknya belajar dari putaran pertama, di mana inkonsistensi kerap menjadi kendala. Kini, dengan materi pemain yang lebih komplet dan strategi transfer yang matang, Macan Putih punya modal kuat untuk menatap sisa musim. Bursa transfer memang sudah ditutup. Namun, pekerjaan sesungguhnya baru dimulai.

Konsistensi performa dan adaptasi para pemain asing akan menjadi kunci. Jika tren positif ini terus berlanjut, Persik Kediri berpeluang besar merangsek naik dan menjadi ancaman serius di papan tengah hingga atas klasemen BRI Super League.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore