
Arsitek Persebaya Surabaya Bernardo Tavares terpilih jadi pelatih terbaik pekan ke-20 Super League 2025/2026. (Persebaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya sedang dalam kepercayaan diri yang tinggi jelang menghadapi Bhayangkara Presisi FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Sabtu (14/2) mendatang. Mereka baru saja meraih kemenangan atas tuan rumah Bali United.
Meski sejumlah pemain diperkirakan absen karena cedera, seperti Malik Risaldi dan Mihailo Perovic, namun pelatih Bernardo Tavares siap melakukan 'perjudian' dengan merombak posisi beberapa pemain.
“Jadi, target pertama untuk latihan ini adalah mencoba melihat siapa yang tersedia atau tidak untuk pertandingan berikutnya. Kita juga mencoba memperbaiki beberapa hal yang menurut kami penting dan yang kurang baik yang kami lakukan di pertandingan terakhir," ujar Tavares seperti dikutip dari I.League.
Bagi pelatih asal Portugal itu, Bhayangkara FC adalah tim dengan materi pemain mumpuni, sehingga merupakan ancaman serius bagi Persebaya. Mereka juga merekrut pemain-pemain andalan klub lain.
“Saya rasa Bhayangkara FC adalah salah satu tim yang mendapatkan lebih banyak pemain di bursa transfer kali ini. Dan bukan hanya itu, ada pemain-pemain kunci dari klub lain," imbuh juru taktik berlisensi UEFA Pro itu.
Tavares pun menyebutkan, sejumlah pemain andalan yang berhasil didatangkan coach Paul Munster juga tidak perlu beradaptasi dengan iklim sepak bola di Indonesia karena mereka berpengalaman di Liga 1.
"Jika Anda ingat, mereka merekrut Moussa Sidibe, yang sebelumnya merupakan pemain kunci di Persis Solo. Mereka juga merekrut Privat Mbarga yang sebelumnya bermain di Bali United. Mereka merekrut Yamamoto, dan pemain Jepang lainnya. Jadi mereka memiliki banyak pemain baru yang tidak perlu beradaptasi di Indonesia," tukasnya.
Namun, tidak demikian dengan Persebaya, yang merekrut pemain-pemain tanpa pengalaman di Liga 1. Maka dari itu, ia meminta skuad asuhannya waspada agar tidak kecolongan seperti pertemuan pertama lalu.
"Sedangkan kami merekrut pemain yang membutuhkan adaptasi. Jadi, mereka akan menjadi tim yang berbahaya. Jika Anda ingat, di pertemuan pertama kami bermain imbang 1-1 di sana. Hampir saja menang, tetapi kebobolan gol di perpanjangan waktu melalui lemparan ke dalam,” pungkasnya.
Sementara itu, bek rekrutan baru Green Force, Gustavo Fernandes mengaku siap untuk menghadapi Bhayangkara FC. Setelah debut yang cukup mengesankan lawan Bali United, ia bertekad kembali bekerja keras untuk mengalahkan The Guardians di depan para Bonek dan Bonita.
“Kini saatnya untuk melanjutkan pekerjaan yang telah dilakukan dan berusaha untuk terus berkembang setiap hari,” tegasnya seperti dikutip dari laman resmi klub.
Gustavo sendiri bahagia bisa menjalani debut bersama Persebaya pekan lalu. Ia mengaku lega bisa berkontribusi bagi tim, tepatnya bisa meredam serangan Bali United sehingga mereka hanya bisa mencetak satu gol.
Baca Juga: Musuh Bernardo Tavares Bukan Bhayangkara FC! Diare, Virus, dan Cedera Momok Nyata Persebaya Surabaya
“Merupakan kebahagiaan yang besar dapat debut dalam pertandingan hari ini, dan kebahagiaan yang lebih besar lagi dapat pulang dengan kemenangan. Saya sudah merindukan suasana ini dan berada di lapangan membantu tim,” ujarnya lagi.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
