Pemain PSS Sleman menggelar latihan jelang hadapi Deltras FC Sidoarjo. (Dok. PSS)
JawaPos.com - Perjalanan PSS Sleman di ajang Championship 2025/2026 memasuki babak baru. Memulai putaran ketiga, Laskar Sembada kembali dipertemukan dengan lawan yang sudah sangat mereka kenal, Deltras FC Sidoarjo. Ini akan menjadi pertemuan ketiga mereka dalam satu musim.
Bermain di Stadion Maguwoharjo, PSS membawa misi menjaga tren positif sekaligus mempertegas peluang promosi ke Super League musim depan.
Dua pertemuan di putaran pertama dan kedua Championship sebelumnya membuat kedua tim tidak lagi asing satu sama lain.
Pola permainan, kekuatan utama, hingga titik lemah sudah terbaca. Artinya, laga kali ini lebih menguji kesiapan mental dan kecermatan eksekusi di lapangan.
Pelatih PSS, Ansyari Lubis, memastikan timnya sudah melakukan evaluasi menyeluruh. Fokus utama bukan lagi pada kejutan taktik, melainkan pada detail kecil seperti disiplin posisi, transisi cepat, dan efektivitas memanfaatkan peluang.
Dari sisi pertahanan, grafik PSS menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Duet Lucao dan Fachruddin mulai tampil kompak dalam mengawal area pertahanan.
Komunikasi antarpemain belakang semakin solid, terutama saat menghadapi tekanan bola langsung dan situasi set piece. Kehadiran Kevin di lini belakang menambah opsi rotasi sekaligus memperkuat kedalaman skuad.
Namun, ujian sebenarnya ada pada konsistensi selama 90 menit. Dalam beberapa laga sebelumnya, PSS sempat kehilangan fokus, Hal seperti ini tidak boleh terulang jika ingin mengamankan poin penuh di kandang sendiri.
Di sektor lini serang, efektivitas menjadi sorotan utama. PSS kerap mampu menciptakan peluang melalui kombinasi permainan sayap dan umpan terobosan, tetapi penyelesaian akhir masih perlu ditingkatkan.
Menghadapi Deltras yang dikenal disiplin dalam bertahan, setiap peluang harus dimaksimalkan dengan tenang dan tepat.
Deltras sendiri datang dengan motivasi yang tidak kalah besar. Karakter permainan yang rapi dan agresif dalam transisi membuat mereka tetap berbahaya, terutama saat mendapatkan ruang di sisi lapangan.
Laga ini bukan sekadar pertemuan ulang, melainkan adu konsistensi dan mental bertanding. Jika PSS mampu menjaga keseimbangan antara lini belakang yang semakin kokoh dan lini depan yang lebih klinis, peluang meraih hasil maksimal di putaran ketiga terbuka lebar.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
