
Persijap Jepara ganti posisi pelatih kepala jelang menjamu Persebaya Surabaya. (Persijap)
JawaPos.com — Manuver bahaya Persijap Jepara jelang jamu Persebaya Surabaya benar-benar mengejutkan publik. Di pekan ke-22 Super League 2025/2026, Laskar Kalinyamat justru mengganti posisi pelatih kepala demi menyelamatkan diri dari ancaman degradasi.
Keputusan ini terbilang berani karena dilakukan saat kompetisi masih berjalan ketat. Persijap Jepara memilih merotasi peran dua sosok penting, yakni Mario Lemos dan Divaldo Alves, demi membalikkan situasi.
Melalui pernyataan resminya, manajemen menegaskan langkah tersebut bukan keputusan emosional.
“Ini bukan memulai ulang, tetapi kelanjutan dari rencana jangka panjang,” tulis Persijap Jepara yang mengumumkan Mario Lemos kembali jadi pelatih kepala, sedangkan Divaldo Alves mengisi posisi direktur teknik.
Padahal sebelumnya, skema yang dipasang justru sebaliknya. Divaldo Alves diplot sebagai pelatih kepala, sementara Mario Lemos dipercaya sebagai direktur teknik.
Pada 18 Desember 2025, Persijap resmi menunjuk Mario Lemos sebagai Direktur Teknik klub. Langkah itu disebut sebagai strategi memperkuat fondasi tim di tengah persiapan menghadapi sisa pertandingan paruh musim.
Penunjukan Lemos bukan tanpa alasan kuat dari manajemen. Sosok yang sudah mengenal tim secara mendalam itu dinilai memahami karakter pemain, kebutuhan skuad, hingga kultur di ruang ganti Persijap.
Pengalaman tersebut diharapkan membantu proses adaptasi pelatih kepala yang saat itu masih dalam tahap pematangan. Manajemen ingin setiap keputusan selaras dengan arah pembangunan klub ke depan.
Presiden Klub Persijap, M. Iqbal Hidayat, menegaskan proses pemilihan pelatih dilakukan secara hati-hati.
“Harapan kami jelas: yang terbaik untuk sisa pertandingan setengah musim ke depan. Karena itu, proses pemilihan head coach dan perencanaan skuad dilakukan dengan cermat,” ujarnya.
“Kami ingin semua keputusan yang diambil nantinya selaras dengan arah pembangunan klub kedepannya, demi performa tim dalam kompetisi ini.”
Namun sehari berselang, dinamika berubah cepat di internal tim. Pada 19 Desember 2025, Persijap resmi menunjuk Divaldo Da Silva Teixeira Alves sebagai pelatih kepala baru untuk mengarungi lanjutan kompetisi musim ini.
Kembalinya pelatih asal Portugal itu memunculkan nostalgia tersendiri bagi publik Jepara. Divaldo bukan sosok asing karena pernah menjadi bagian dari Persijap pada 2010, periode penting dalam perjalanan klub.
Pengalaman masa lalu itu dinilai menjadi modal besar untuk membangkitkan kembali semangat tim. Divaldo dianggap memahami kultur sepak bola Jepara serta karakter permainan Laskar Kalinyamat.
Direktur teknik Persijap, Mario Lemos, menilai Divaldo sebagai figur yang tepat memimpin tim. Ia menyoroti rekam jejak panjang sang pelatih di sepak bola Indonesia serta pendekatan disiplin yang selama ini dikenal kuat.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
