Logo JawaPos
Author avatar - Image
18 Februari 2026, 04.44 WIB

Ganti Pelatih Kepala! Manuver Bahaya Persijap Jepara Jelang Jamu Persebaya Surabaya di Gelora Bumi Kartini

Persijap Jepara ganti posisi pelatih kepala jelang menjamu Persebaya Surabaya. (Persijap) - Image

Persijap Jepara ganti posisi pelatih kepala jelang menjamu Persebaya Surabaya. (Persijap)

JawaPos.com — Manuver bahaya Persijap Jepara jelang jamu Persebaya Surabaya benar-benar mengejutkan publik. Di pekan ke-22 Super League 2025/2026, Laskar Kalinyamat justru mengganti posisi pelatih kepala demi menyelamatkan diri dari ancaman degradasi.

Keputusan ini terbilang berani karena dilakukan saat kompetisi masih berjalan ketat. Persijap Jepara memilih merotasi peran dua sosok penting, yakni Mario Lemos dan Divaldo Alves, demi membalikkan situasi.

Melalui pernyataan resminya, manajemen menegaskan langkah tersebut bukan keputusan emosional.

“Ini bukan memulai ulang, tetapi kelanjutan dari rencana jangka panjang,” tulis Persijap Jepara yang mengumumkan Mario Lemos kembali jadi pelatih kepala, sedangkan Divaldo Alves mengisi posisi direktur teknik.

Padahal sebelumnya, skema yang dipasang justru sebaliknya. Divaldo Alves diplot sebagai pelatih kepala, sementara Mario Lemos dipercaya sebagai direktur teknik.

Pada 18 Desember 2025, Persijap resmi menunjuk Mario Lemos sebagai Direktur Teknik klub. Langkah itu disebut sebagai strategi memperkuat fondasi tim di tengah persiapan menghadapi sisa pertandingan paruh musim.

Penunjukan Lemos bukan tanpa alasan kuat dari manajemen. Sosok yang sudah mengenal tim secara mendalam itu dinilai memahami karakter pemain, kebutuhan skuad, hingga kultur di ruang ganti Persijap.

Pengalaman tersebut diharapkan membantu proses adaptasi pelatih kepala yang saat itu masih dalam tahap pematangan. Manajemen ingin setiap keputusan selaras dengan arah pembangunan klub ke depan.

Presiden Klub Persijap, M. Iqbal Hidayat, menegaskan proses pemilihan pelatih dilakukan secara hati-hati.

“Harapan kami jelas: yang terbaik untuk sisa pertandingan setengah musim ke depan. Karena itu, proses pemilihan head coach dan perencanaan skuad dilakukan dengan cermat,” ujarnya.

“Kami ingin semua keputusan yang diambil nantinya selaras dengan arah pembangunan klub kedepannya, demi performa tim dalam kompetisi ini.”

Namun sehari berselang, dinamika berubah cepat di internal tim. Pada 19 Desember 2025, Persijap resmi menunjuk Divaldo Da Silva Teixeira Alves sebagai pelatih kepala baru untuk mengarungi lanjutan kompetisi musim ini.

Kembalinya pelatih asal Portugal itu memunculkan nostalgia tersendiri bagi publik Jepara. Divaldo bukan sosok asing karena pernah menjadi bagian dari Persijap pada 2010, periode penting dalam perjalanan klub.

Pengalaman masa lalu itu dinilai menjadi modal besar untuk membangkitkan kembali semangat tim. Divaldo dianggap memahami kultur sepak bola Jepara serta karakter permainan Laskar Kalinyamat.

Direktur teknik Persijap, Mario Lemos, menilai Divaldo sebagai figur yang tepat memimpin tim. Ia menyoroti rekam jejak panjang sang pelatih di sepak bola Indonesia serta pendekatan disiplin yang selama ini dikenal kuat.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore