Logo JawaPos
Author avatar - Image
20 Februari 2026, 04.29 WIB

Tae Jaeronsak Ungkap Pengalaman Mencekam Ratchaburi Hadapi Persib di GBLA, Suporter Turun Lapangan

Pemain Ratchaburi FC, Tae Jaeronsak, di leg pertama kontra Persib Bandung. (Dok. Ratchaburi) - Image

Pemain Ratchaburi FC, Tae Jaeronsak, di leg pertama kontra Persib Bandung. (Dok. Ratchaburi)

JawaPos.com - Pemain Ratchaburi FC, Tae Jaeronsak, membagikan pengalaman menegangkan saat timnya bertandang ke kandang Persib Bandung pada leg 2 babak 16 besar AFC Championship League II, Rabu (18/2/2026) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Meski Persib berhasil memenangkan pertandingan 1-0 lewat gol penyerang asal Prancis, Andrew Jung, pada menit ke-40, Maung Bandung tetap gagal lolos ke babak 8 besar setelah kalah agregat 3-1.

Suasana pertandingan sempat memanas hingga ratusan Bobotoh turun ke lapangan menjelang pertandingan akan berakhir, mereka berusaha mengejar wasit yang dinilai tidak adil.

Tae Jaeronsak mengungkapkan kondisi yang dialami timnya sangat kacau, tidak hanya selama pertandingan, tetapi juga sebelum laga dimulai.

Dikutip dari akun Instagram @perspectivefootball_id, Tae menampilkan momen-momen menegangkan yang dialaminya.

Ia menceritakan bahwa hotel tempat timnya menginap sempat diteror dengan kembang api tengah malam sebelum pertandingan.

Tidak berhenti sampai di situ, saat melakukan pemanasan sebelum pertandingan, Ratchaburi juga menghadapi lemparan batu, bata, botol air, hingga kembang api dari arah tribun penonton. Bahkan, suporter Ratchaburi yang hadir di stadion pun sempat terkena lemparan tersebut.

“Untungnya tidak ada yang terluka dan kami berhasil melawatinya. Terima kasih kepada semua orang telah melawati babak ini bersama-sama. Ratchaburi FC,” tulis Tae Jaeronsak dalam unggahannya.

Kejadian ini menyoroti sisi gelap dari antusiasme suporter yang terlalu berlebihan. Meskipun sepak bola selalu identik dengan emosi dan dukungan fanatik, pengalaman Ratchaburi di Bandung menunjukkan pentingnya pengamanan yang ketat agar pertandingan tetap berjalan aman dan sportif.

Bagi Tae dan timnya, pengalaman ini bukan hanya soal kalah atau menang, tetapi juga bagaimana mereka bisa tetap fokus di tengah kondisi yang sulit dan berbahaya.

Momen ini menjadi pelajaran penting bagi klub-klub yang bertanding di luar negeri, terutama terkait keamanan pemain dan suporter yang datang.

Dengan agregat 3-1, Persib harus rela gagal melaju ke babak 8 besar, sementara Ratchaburi pun pulang dengan pengalaman pahit namun penuh pelajaran dari laga di GBLA.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore