Logo JawaPos
Author avatar - Image
20 Februari 2026, 04.37 WIB

Ketua Viking Tobias Ginanjar Kritik Kepemimpinan Wasit Usai Persib Kalah Agregat dari Ratchaburi

Ketua Viking Persib Club Tobias Ginanjar. (Dok. Persib) - Image

Ketua Viking Persib Club Tobias Ginanjar. (Dok. Persib)

JawaPos.com - Persib Bandung harus mengakhiri perjuangan mereka di babak 16 besar AFC Champions League 2 setelah kalah agregat 3-1 dari wakil Thailand, Ratchaburi FC, Rabu (18/2/2026).

Meski menang 1-0 pada leg kedua lewat gol Andrew Jung pada menit ke-40, hasil itu tetap tak cukup untuk membawa Maung Bandung melaju ke babak selanjutnya.

Ketua Umum Viking Persib Club (VPC), Tobias Ginanjar, turut menyuarakan kekecewaannya terkait jalannya pertandingan.

Menurutnya, kepemimpinan wasit asal Arab Saudi Majed Al Shamrani di laga yang berlangsung di Gelora Bandung Lautan Api, Bandung itu sangat buruk.

Melalui akun Instagram pribadinya @tobiasginanjar, Tobias menulis uneg-unegnya.

“Betul kepemimpinan wasit sangat buruk, tapi ini bukan alasan pembenaran untuk jadi bebas semaunya melakukan hal-hal yang pada ujungnya malah merugikan Persib dan Bobotoh secara keseluruhan,” tulisnya.

Ia menegaskan, kekesalan tetap harus disalurkan dalam koridor yang sehat dan tidak merugikan tim.

Tobias juga mengajak para pendukung untuk tetap menjaga sikap meski kecewa.

“Persib bahasa hate tetap harus diaktualisasikan dalam koridor sehat dan tidak merugikan. Semoga para pelaku yang terlibat sadar dan tidak denial merasa bahwa tindakannya benar,” lanjutnya.

Di sisi lain, Tobias tak lupa memberikan apresiasi kepada Persib. Ia mengungkapkan rasa bangganya atas perjuangan Maung Bandung hingga babak 16 besar.

“Terimakasih Persib sudah berjuang sabunukna sampai babak 16 besar. Tetap percaya dan yakin Allah punya rencana dan jalan terbaik. Hidup Persib!” tulisnya di akhir unggahannya.

Kekecewaan Bobotoh memang cukup terasa usai pertandingan ini. Banyak penggemar yang menyoroti keputusan wasit yang dianggap merugikan Persib, bahkan sebelum laga. Terakhir ratusan Bobotoh turun ke lapangan untuk mengeluarkan kekecewaan mereka, Majed Al Shamrani tercatat beberapa kali membuat keputusan kontroversial.

Meski begitu, kemenangan tipis di leg kedua menunjukkan bahwa Persib tetap berjuang hingga menit terakhir.

Dengan keluarnya Persib dari ajang ACL II, fokus tim kini beralih ke Super League, di mana Maung Bandung akan berjuang meraih gelar juara Liga 3 kali secara berturut turut dan kembali tampil dikompetisi Asia tahun depan.

Para Bobotoh diharapkan tetap mendukung tim dengan cara yang positif, sebagai bentuk loyalitas sekaligus menjaga citra klub.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore