
Oknum suporter Persib turun ke lapangan bikin ricuh usai pertandingan ACL Two lawan Ratchaburi. (Istimewa)
JawaPos.com–Laga antara Persib Bandung melawan Ratchaburi FC di ajang AFC Champions League Two (ACL Two) berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk tuan rumah. Namun hasil tersebut tak cukup membawa Persib melaju ke babak berikutnya setelah kalah agregat 3-1.
Di tengah kekecewaan atas kegagalan tersebut, suasana stadion memanas. Sejumlah oknum suporter terlihat turun ke lapangan saat pertandingan berakhir.
Mereka diduga hendak mengejar wasit asal Arab Saudi yang dianggap merugikan Persib sepanjang laga. Momen tersebut ramai dibagikan akun Instagram @nusantara.ballers.
Dalam unggahannya, akun tersebut menyoroti aksi intimidasi yang dilakukan oknum suporter, bukan hanya terhadap perangkat pertandingan, tetapi juga kepada wartawan yang tengah meliput di sisi lapangan.
Dalam narasi unggahan itu disebutkan dua sosok yang diduga terlibat. Pertama, pria bertubuh gempal berambut gondrong yang disebut mengintimidasi wartawan. Kedua, seorang pemuda mengenakan jaket dan celana pendek putih yang diduga melakukan penyerangan terhadap awak media.
Akun tersebut juga menyerukan agar aliansi wartawan atau media membuat laporan resmi ke kepolisian. Seruan itu disertai ajakan untuk mengusut dan memberi efek jera kepada pelaku karena dinilai mencoreng nama klub dan suporter yang mendukung secara sportif.
”Merugikan Persib, bobotoh yang benar-benar dukung Persib loh ini,” tulis akun tersebut dalam unggahannya.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak klub maupun panitia pelaksana terkait insiden tersebut. Namun peristiwa ini menambah daftar catatan penting soal keamanan pertandingan dan perlindungan terhadap jurnalis di lapangan.
Kemenangan Persib malam itu sejatinya sempat memberi harapan bagi para pendukung. Sayangnya, defisit agregat membuat langkah mereka harus terhenti.
Di sisi lain, kericuhan yang terjadi justru menggeser sorotan dari perjuangan tim di atas lapangan. Insiden ini menjadi pengingat bahwa dukungan terhadap tim seharusnya tetap berada dalam koridor aturan.
Kritik terhadap kepemimpinan wasit memang hal biasa dalam sepak bola, namun tindakan intimidasi apalagi kekerasan jelas bukan solusi.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
