David da Silva kini moncer bersama Malut United dengan menduduki peringkat kedua top skor sementara Super League. (Istimewa)
JawaPos.com - Banyak pihak yang memprediksi bahwa ketajaman David Da Silva (DDS) akan tumpul sejak meninggalkan Persib Bandung. Apalagi di musim terakhirnya bersama Maung Bandung yaitu 2024/2025, ia lebih banyak berkutat dengan pemulihan cedera meski di akhir musim ikut merasakan gelar juara liga.
Musim ini, ia hengkang ke Malut United, tim yang menjadi salah satu pesaing Persib dalam memperebutkan juara Liga 1 musim lalu. Ia bergabung bersama sejumlah kompatriotnya di Pangeran Biru, antara lain Ciro Alves dan Tyronne del Pino.
Nyatanya, ketajaman DDS telah kembali seiring dengan kondisinya yang sudah benar-benar pulih dari cedera musim lalu. Di usianya yang sudah menginjak 37 tahun, musim ini ia masih gacor!
Mengutip dari laman ILeague, eks penyerang andalan Persebaya Surabaya ini masuk dalam jajaran top skor Super League dengan mencetak 10 gol, terpaut tiga gol dari sang pemuncak yaitu penyerang Persija, Emaxwell.
Tak hanya itu, sepanjang musim ini, ia tidak pernah absen hingga pekan 22, membuktikan bahwa ia telah kembali bugar dan tidak pernah mendapat sanksi akumulasi kartu kuning maupun merah.
Lalu selama 22 pekan, ia juga berkontribusi dengan mencatatkan enam assist, mencatatkan 43 tembakan, dan 22 diantaranya shoot on goal. Selain itu, DDS juga turut membantu pertahanan dengan mencatatkan 15 tekel dan empat intersep.
Kontribusi nyata tersebut bisa dikatakan sebagai bukti bahwa Persib mengambil langkah kurang tepat dalam melepasnya, apalagi jika melihat performa penyerang Persib yang sejauh ini kurang tajam, meski tim asal Bandung itu masih memuncaki klasemen.
Misalnya Uilliam Barros yang sejauh ini baru menyumbang tujuh gol di liga, serta Andrew Jung yang masih mencetak lima gol. Namun rendahnya produktivitas gol Maung Bandung tertolong oleh kuatnya barisan pertahanan mereka.
Kemampuannya mengembalikan ketajaman dan insting mencetak gol di depan gawang lawan untuk membantu Malut United merupakan target yang kini sedang ia capai sesuai dengan misinya saat ia diperkenalkan sebagai pemain Laskar Kie Raha.
"Saya berharap bisa meraih kesuksesan bersama Malut United, selama semua pihak di tim saling membantu. Saya tahu apa target saya, tahu apa yang bisa saya lakukan. Di masa depan, saya berharap bisa meraih kesuksesan. Itu adalah tujuan saya,” tegas DDS masih dikutip dari ILeague.
Kini ia masih punya tugas lain disamping menjadi top skor, yaitu membawa Malut United bersaing meraih juara. Meski baru saja tersendat karena meraih hasil imbang lawan Semen Padang kemarin (20/2) namun peluang juara masih ada karena kompetisi masih panjang.
DDS pun optimis dengan skuad Malut United yang diisi pemain-pemain bintang berpengalaman, bisa saja di akhir musim Laskar Kie Raha malah meraih gelar juara atau setidaknya runner up agar bisa lolos ke kompetisi antar klub Asia.
“Kami harus berpikir tentang tim dan tujuannya. Itu yang paling penting, karena liga ini panjang dan saya pikir kami bisa mencapainya. Kami punya banyak pemain bagus dan juga pemain berpengalaman yang bisa membuat tim ini lebih terbantu untuk meraih gelar," ujarnya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
