Logo JawaPos
Author avatar - Image
22 Februari 2026, 06.51 WIB

Gol Penalti Bruno Moreira hingga Kartu Merah Perdana Rachmat Irianto, 3 Fakta Menarik Kekalahan Persebaya dari Persijap

Aksi Bruno Moreira saat Persebaya kalah dari Persijap. (Dok. Persebaya Surabaya)

 

JawaPos.com - Ada tiga fakta menarik dari kekalahan Persebaya Surabaya saat menghadapi tuan rumah Persijap Jepara di Super League pekan ke-22. Laga yang berakhir dengan skor 1-3 tersebut dimainkan di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (21/2).

Persebaya Surabaya harus tertinggal terlebih dahulu di babak pertama lewat gol yang dicetak penyerang Persijap Jepara, Iker Guarrotxena. Hingga babak pertama usai, skor 1-0 tidak berubah.

Di babak kedua, Persebaya mulai bermain lebih menyerang dan agresif. Namun, Persijap justru kembali membobol gawang tim tamu lewat tendangan keras Alexis Gomez pada menit ke-71.

Usaha Persebaya untuk menyamakan kedudukan semakin berat karena harus bermain dengan 10 orang karena kartu merah Rachmat Irianto. Meski sempat memperkecil kedudukan lewat gol penalti Bruno Moreira, Persijap kembali mencetak gol ketiga lewat aksi dari Iker Guarrotxena.

Kekalahan yang dialami Persebaya dari Persijap Jepara, membawa tiga fakta menarik. Apa saja fakta-fakta tersebut? Baca terus artikel ini.

1. Bruno Moreira cetak empat gol penalti musim ini

Bruno Moreira menunjukkan ketenangannya dalam mengeksekusi tendangan penalti, termasuk saat lawan Persijap. Melansir Transfermarkt, dia sudah mencetak empat gol penalti saat menghadapi Dewa United, Bali United dan Persijap di putaran pertama.

Gol penaltinya ke gawang Persijap, membuat koleksi golnya bertambah. Saat ini, Bruno Moreira sudah mencetak delapan gol.

2. Kartu merah perdana Rachmat Irianto

Rachmat Irianto harus mandi lebih cepat pada laga melawan Persijap Jepara karena diganjar kartu merah. Bagi pemain 26 tahun tersebut, itu adalah kartu merah pertamanya di Liga Indonesia.

3. Alfan Suaib jadi starter untuk pertama kalinya

Tidak bermainnya Mihailo Perovic sebagai penyerang utama, membuat Bernardo Tavares menurunkan Alfan Suaib. Bagi pemain 21 tahun tersebut, itu menjadi kali pertamanya sebagai starter di musim ini.

Alfan Suaib sangat lama tidak menjadi pilihan utama. Terakhir kali dia terpilih sebagai starter adalah saat kalah dari Persis Solo pada Februari 2025.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore