Logo JawaPos
Author avatar - Image
22 Februari 2026, 20.17 WIB

Ambil Tindakan Tegas! Buntut Kericuhan Usai Lawan Ratchaburi FC, Persib Bandung Tutup Tribune Selatan

Penutupan tribune selatan Stadion GBLA akan dilakukan manajemen Persib Bandung hingga batas waktu yang tak ditentukan. (Dok: Persib)

JawaPos.com - Manajemen Persib Bandung akhirnya mengambil langkah tegas menyikapi insiden kericuhan oknum suporter usai pertandingan melawan Ratchaburi FC. Tribune bagian selatan Stadion Gelora Bandung Lautan Api akan ditutup sementara hingga batas waktu yang tak ditentukan.

Pertandingan leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026 kontra Ratchaburi FC meninggalkan cerita pahit. Meski Pangeran Biru menang 1-0, terdapat kericuhan yang terjadi karena sejumlah oknum suporter memaksa masuk ke lapangan.

Kericuhan itu jadi sorotan dan memunculkan banyak kecaman. Sebab, pertandingan itu merupakan kompetisi Asia sehingga banyak yang menganggap mencoreng nama baik Indonesia.

Adhitia Putra Herawan selaku Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat menyadari dan mengatakan bahwa Persib memahami bahwa pertandingan melawan Ratchaburi FC merupakan momen yang penuh emosi bagi banyak pihak.

Atmosfer kompetisi Asia, kata Adhitia, menghadirkan harapan dan keterlibatan besar dari seluruh elemen pendukung yang ingin melihat tim tampil maksimal di panggung internasional.

Insiden kericuhan bermula dari adanya pelemparan objek hingga penyalaan petasan. Sumlah oknum suporter juga memanjat pagar pembatas pada sisi tribune selatan dan masuk ke lapangan.

Bahkan, tak sedikit para oknum suporter sampai mengejar wasit Majed Mohammed Alshamrani dari Arab Saudi yang memimpin pertandingan hingga memaksa masuk lorong menuju ruang ganti.

"Situasi ini menjadi perhatian serius, terlebih karena pertandingan berlangsung dalam kompetisi level Asia yang turut membawa nama Persib, Bandung, dan Indonesia," kata Adhitia dalam rilis resmi Persib, Minggu (22/2).

"Kami memahami bahwa dinamika emosi dalam sepakbola adalah hal yang tidak terpisahkan. Namun demikian, setiap bentuk tindakan yang berpotensi membahayakan keselamatan pemain, ofisial, maupun sesama penonton tentu perlu kita sikapi bersama," tambahnya.

Menurut Adhitia, sepak bola seharusnya tetap menjadi ruang dukungan yang positif, aman, dan membanggakan bagi semua pihak.

Karena itu manajemen mengambil langkah tegas menyikapi insiden tersebut yang dimulai pada Minggu (22/2) saat laga Persib vs Persita Tangerang di Stadion GBLA.

"Sebagai langkah antisipatif agar kejadian serupa tidak terulang, kami memutuskan untuk menutup sementara tribun selatan serta VIP Barat Selatan (VBS) sektor D dan E, mulai dari pertandingan Persib vs Persita hingga batas waktu yang belum ditentukan," terang Adhitia.

Selain itu, Persib juga melakukan evaluasi dan investigasi internal secara menyeluruh terhadap aspek penyelenggaraan pertandingan.

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore