Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 Februari 2026, 19.56 WIB

Bek Persijap Rahmat Hidayat Kolaps Saat Lawan Persebaya Surabaya, Ini Penyebab Medisnya

Bek Persijap, Rahmat Hidayat. (Istimewa)

JawaPos.com - Laga pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026 antara Persijap Jepara dan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (21/2/2026) malam WIB, diwarnai insiden yang membuat suasana stadion mendadak hening.

Bek Persijap, Rahmat Hidayat, tiba-tiba kolaps di tengah lapangan saat pertandingan masih berlangsung. Peristiwa itu terjadi ketika Persijap sedang mencoba membangun serangan. Tanpa benturan berarti dengan pemain lawan, Rahmat mendadak terjatuh.

Pemain berusia 23 tahun tersebut sempat melambaikan tangan sebelum akhirnya tim medis bergegas masuk ke lapangan untuk memberikan pertolongan pertama.

Setelah mendapatkan penanganan awal, Rahmat harus dibawa menggunakan ambulans ke rumah sakit terdekat untuk menjalani perawatan lebih lanjut. Ia kemudian digantikan oleh Buyung Ismu pada menit ke-67 pertandingan.

Pihak Persijap menginformasikan bahwa Rahmat mengalami hipoglikemia dan hipokalemia.

Hipoglikemia merupakan kondisi ketika kadar gula darah berada di bawah batas normal, umumnya di bawah 70 mg/dL. Glukosa sendiri menjadi sumber energi utama tubuh, terutama bagi otak.

Ketika kadar gula darah turun drastis, seseorang bisa mengalami lemas, pusing, hingga kehilangan kesadaran.

Kondisi ini tidak hanya dialami penderita diabetes. Pada atlet, hipoglikemia dapat terjadi akibat kurangnya asupan makanan sebelum pertandingan, kelelahan, atau aktivitas fisik berat tanpa suplai energi yang cukup.

Selain itu, Rahmat juga didiagnosis mengalami hipokalemia, yakni kondisi ketika kadar kalium dalam darah berada di bawah 3,5 mmol/L.

Kalium memiliki peran penting dalam menjaga fungsi otot, saraf, dan irama jantung. Jika kadarnya menurun, risiko gangguan otot hingga irama jantung bisa meningkat.

Tim medis Persijap langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk pengecekan kondisi jantung dan saturasi oksigen.

Setelah mendapatkan penanganan di rumah sakit, kondisi Rahmat dilaporkan mulai membaik.

Namun, ia tetap akan menjalani observasi lanjutan selama 24 jam guna memastikan tidak ada komplikasi lanjutan.

Editor: Banu Adikara
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore