Persib kelola sampah stadion usai pertandingan tanpa dibuang ke TPA. (Istimewa)
JawaPos.com–Laga Persib Bandung melawan Malut United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (6/2), bukan hanya soal persaingan di atas lapangan. Di balik atmosfer pertandingan yang penuh energi, ada kerja besar dalam pengelolaan sampah yang patut mendapat perhatian.
Dalam satu pertandingan Persib vs Malut United tersebut, tercatat 4.862 kilogram sampah berhasil dikelola melalui sistem terintegrasi bersama mitra pengelola waste management stadion, Jubelo. Pengelolaan dilakukan dengan prinsip zero waste to landfill, artinya tidak ada sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Berdasar laporan keberlanjutan pertandingan, komposisi sampah terdiri atas 985 kg sampah organik (31,8 persen), 2.147 kg sampah anorganik (40 persen), dan 1.730 kg sampah residu (28,2 persen). Sampah organik diolah menjadi pakan maggot dan kompos, sampah anorganik dikirim ke fasilitas daur ulang, sementara residu diproses melalui fasilitas khusus sesuai prosedur.
Head of Communications PT Persib Bandung Bermartabat Adhi Pratama menegaskan, langkah ini bukan sekadar bagian dari operasional pertandingan. Melainkan wujud komitmen klub terhadap keberlanjutan.
”Bagi Persib Bandung dan Bobotoh, GBLA bukan sekadar venue pertandingan. Ini rumah kita. Sudah sepatutnya kita rawat bersama,” ujar Adhi Pratama dikutip dari persib.co.id.
Dia menambahkan, menjaga kebersihan stadion berarti menjaga kenyamanan, keselamatan. Sekaligus martabat Persib Bandung sebagai klub kebanggaan Jawa Barat.
Capaian 4.862 kg ini melanjutkan konsistensi pengelolaan sampah sepanjang musim. Pada laga lain, jumlah sampah yang dikelola juga terbilang besar, yakni 6.571 kg saat menghadapi Persija Jakarta, 4.972 kg kontra PSM Makassar, hingga 3.916 kg ketika melawan Bangkok United.
Setiap pertandingan menerapkan sistem yang sama dengan prinsip tanpa kirim sampah ke TPA. Secara operasional, pengelolaan tersebut melibatkan 42 tenaga kerja dengan dukungan 442 trashbag.
Mereka memastikan proses pemilahan dan distribusi sampah berjalan optimal sejak laga berlangsung hingga stadion kembali bersih. Langkah ini juga sejalan dengan komitmen terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam aspek konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab serta pembangunan komunitas berkelanjutan.
Melalui kampanye #JagaGBLAJagaPersibBandung, klub terus mengajak Bobotoh untuk berperan aktif. Membuang sampah pada tempatnya, mengikuti arahan petugas, hingga menjaga fasilitas stadion menjadi bagian dari dukungan nyata.
Di tengah euforia sepak bola, Persib Bandung menunjukkan bahwa kemenangan tak hanya soal skor akhir. Tapi juga tentang tanggung jawab menjaga rumah bersama bernama GBLA.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
