Aksi Allano bersama Persija Jakarta. (Dok. Allano)
JawaPos.com - Winger Persija Jakarta, Allano Lima mengekspresikan kekecewaannya karena kerap menerima kartu kuning pada musim pertamanya di Super League 2025/2026. Ia menyinggung perbedaan warna kulit karena jadi pemain dengan koleksi kartu kuning terbanyak.
Allano Lima kembali mendapatkan sorotan tajam ketika Persija sukes mengalahkan Malut United FC dengan skor 3-2 dalam laga lanjutan Super League 2025/2026. Dia dipilih sebagai man of the match dan kembali dapat kartu kining.
Winger berusia 30 tahun itu menyabet penghargaan individu pemain terbaik pertandingan untuk ketujuh kalinya berkat kontribusinya dengan menyumbang dua assist untuk Persija. Dia jadi pilar kunci Macan Kenayoran saat menaklukkan Malut United FC di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Selasa (24/2).
Tapi ada hal lain yang juga disorot dari Allano Lima. Yakni 'hobinya' yang mengoleksi kartu kuning. Dalam laga itu dia digankar kartu peringatan oleh wasit pada babak kedua, tepatnya di menit ke-57.
Itu jadi kartu kuning kesebelas yang diterima Allano dalam 20 laga bersama Persija Jakarta. Dia jadi pemain dengan koleksi kartu terbanyak di Super League 2025/2026, meski dua kartu kuning di antaranya diterima olehnya dalam pertandingan yang sama alias kartu merah saat menghadapi Persis Solo pada pekan kedua.
Status itu membuat Allano Lima kesal. Melalui Instagram pribadinya, dia mencurahkan isi hatinya menanggapi kondisi yang ada saat ini.
"Aku bukan orang suci. Aku manusia. Apa yang terjadi berulang kali adalah sesuatu yang sangat membuatku takut. Apa pun yang saya lakukan, saya dihukum dengan kartu kuning," kata Allano dalam fitur InstaStory di akun Instagramnya, @allanolima07, dipetik Kamis (26/2).
"Saya telah menjadi profesional selama lebih dari 10 tahun dan tidak pernah dihukum sebanyak saya sekarang. Ini sangat membuat frustasi," tambahnya.
Akibat koleksi 11 kartu kuning, Allano Lima sudah absen dalam tiga laga Persija Jakarta. Yakni saat lawan Malut United FC pada pekan ketiga karena dapat dua kartu kuning atau kartu merah dalam satu laga.
Lalu dua laga lainnya ketika Persija menghadapi Persik Kediri (pekan ke-13) dan Arema FC (pekan ke-20). Allano absen di dua pertandinga itu karena menerima sanksi skorsing akibat empat kartu kuning dan tujuh kartu kuning.
"Saya bekerja sangat keras untuk menikmati setiap permainan, dan bahkan ketika saya dilanggar, saya yang mendapatkan kartu," tuturnya.
Allano Lima kemudian menyinggung perbedaan warna kulit dalan meluapkan rasa frustasinya. Dia merasa seandainya dirinya berkulit putih, mungkin tak akan dapat kartu kuning sebanyak sekarang.
"Mungkin kalau aku putih, aku tidak akan diperlakukan seperti ini. Aku tidak menyerang siapa pun untuk pantas mendapatkan begitu banyak kartu yang tidak perlu," ucap dia.
"Hal-hal telah di luar kendali saya. Saya tidak bisa mengekspresikan diri tanpa mendapatkan kartu. Saya bisa merayakan kemenangan besar ini melawan tim hebat ini. BAGI ORANG HITAM, SEMUANYA LEBIH SULIT, DAN NYATA," jelasnya menambahkan.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
