Aksi Gali Freitas bersama skuad Persebaya Surabaya saat tundukkan PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo. (Persebaya)
JawaPos.com — Kemenangan 1-0 atas PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (26/2/2026) malam, jadi momentum penting bagi Persebaya Surabaya. Hasil itu memutus tren negatif yang sempat membayangi Green Force dalam dua pertandingan sebelumnya dan mengembalikan kepercayaan diri tim.
Tiga poin di kandang sendiri punya arti besar untuk mentalitas skuad. Green Force menjawab tekanan dengan permainan agresif sejak menit awal dan menunjukkan dominasi jelas di babak pertama.
Peluang demi peluang tercipta sepanjang laga. Namun, penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah yang tak bisa diabaikan jelang pertandingan berikutnya.
Di balik kemenangan itu, ada cerita menarik yang diungkap Gali Freitas. Winger lincah Persebaya Surabaya tersebut membocorkan adanya sesi curhat dan pertemuan individual bersama pelatih kepala, Bernardo Tavares.
Menurut Gali, pendekatan personal dari sang pelatih memberi dampak besar pada performanya di lapangan. Ia merasa mendapat perhatian detail yang membuatnya lebih percaya diri dan memahami peran secara spesifik.
"Saya juga berterima kasih kepada pelatih yang selalu melakukan pertemuan individual untuk membantu pemain menjadi lebih baik di lapangan,” tuturnya.
Kalimat itu menggambarkan betapa pentingnya komunikasi intens antara pemain dan pelatih dalam membangun konsistensi performa.
Gali tak menampik performanya mulai terlihat lebih tajam dalam beberapa laga terakhir. Ia menyebut akan terus mengikuti instruksi pelatih dan meningkatkan kualitas individu demi membantu tim tampil stabil.
Gol kemenangan ke gawang PSM menjadi bukti kerja kerasnya. Di tengah banyaknya peluang yang tercipta, ia mampu memaksimalkan satu momen penting menjadi pembeda.
Rasa syukur tak lupa ia sampaikan kepada para pendukung setia. Dukungan dari tribun Gelora Bung Tomo disebutnya memberi energi tambahan di lapangan.
“Saya juga ingin berterima kasih kepada Bonek dan Bonita atas dukungannya malam hari ini, dan juga untuk kerja keras rekan-rekan pemain semua. Kita bersyukur bisa meraih tiga poin,” kata pemain berkebangsaan Timor Leste itu.
Ucapan tersebut menegaskan kemenangan bukan hasil kerja individu semata, melainkan kolaborasi seluruh elemen tim.
Gali juga mengungkapkan kebiasaan kecil yang ia tanamkan dalam diri. Ia kerap menantang dirinya sendiri agar tak cepat puas dan terus berkembang.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
