Ansyari Lubis. (Istimewa)
JawaPos.com - Memungkasi pekan ke-20 Pegadaian Championship 2025/2026 Grup Timur di puncak klasemen menjadi pencapaian penting bagi PSS Sleman.
Namun, posisi tersebut tak membuat sang pelatih, Ansyari Lubis, terlena. Ia justru mengingatkan seluruh pemain agar tetap rendah hati dan fokus menghadapi sisa kompetisi yang masih panjang.
Usai memimpin latihan di Lapangan Pakembinangun, Selasa (24/2/2026) sore WIB, Ansyari menegaskan bahwa perjuangan belum selesai.
Menurutnya, masih ada tujuh pertandingan tersisa, bahkan berpotensi bertambah satu laga final jika skenario berjalan sesuai harapan.
“Saya kira ini masih panjang. Masih ada tujuh pertandingan lagi, kalau Allah menghendaki bisa tambah satu laga final. Jadi kita harus tetap fokus dan kerja keras. Tidak bisa karena sekarang di atas lalu menjadi jumawa, itu tidak bagus,” ujarnya dikutip dari pssleman.id.
PSS Sleman memang menunjukkan konsistensi performa sepanjang musim ini. Permainan kolektif, disiplin lini belakang, serta efektivitas serangan menjadi modal penting hingga mampu memimpin klasemen Grup Timur. Namun bagi Ansyari, posisi saat ini belum menjamin apa pun.
Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi serta mental bertanding para pemain. Fokus menjalani setiap laga menjadi kunci agar target besar di akhir musim dapat tercapai.
“Kita selalu memotivasi dan menyemangati pemain. Kita belum berhasil, masih ada banyak pertandingan lagi. Target tetap ada, tapi kita jalani satu per satu dulu. Kalau itu bisa dilakukan, baru kita bisa mengatakan berada di posisi terbaik,” tambahnya.
Ansyari juga mengingatkan bahwa tantangan di sisa musim tidak akan mudah. Setiap lawan tentu memiliki ambisi masing-masing, terutama menghadapi tim yang sedang berada di puncak klasemen. Karena itu, evaluasi dan perbaikan tetap dilakukan di setiap sesi latihan.
Selain kerja keras tim di lapangan, ia berharap dukungan penuh dari suporter setia PSS Sleman terus mengalir.
Dukungan dari Brigata Curva Sud (BCS), Slemania, serta masyarakat pecinta PSS dinilai memiliki peran besar dalam menjaga semangat para pemain.
Menurutnya, kombinasi kerja keras, fokus, dan doa menjadi fondasi penting untuk menjaga posisi di puncak klasemen hingga akhir musim.
Bagi PSS Sleman, perjalanan menuju target utama masih panjang, dan konsistensi menjadi harga mati di setiap pertandingan.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
