Logo JawaPos
Author avatar - Image
26 Februari 2026, 23.03 WIB

PSSI Berikan Komentar Usai Dapat Hukuman dari AFC Buntut Langgar Prosedur Gelar Duel Timnas Indonesia U-22 vs Mali U-22

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji menyampaikan perkembangan terkini timnas Indonesia. (Zaro Ezza Syachniar/Antara)

JawaPos.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia melalui Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menanggapi hukuman yang diterima dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Ia menjawab sanksi akibat pelanggaran prosedur dalam menggelar uji coba internasional Timnas Indonesia U-22 vs Mali pada November 2025.

PSSI baru saja diumumkan oleh AFC mendapatkan hukuman denda sebesar USD 1.500 atau setara dengan Rp 25 juta. Sanksi itu terlampir dalam rilis hasil rapat Komite Disiplin dan Etik AFC, pada Rabu (25/2).

Hukuman dijatuhkan oleh AFC karena PSSI terbukti melanggar Pasal 11.15 yang mengatur tentang prosedur uji coba lintas konfederasi level dua. Federasi disebut terlambat mengajukan pemberitahuan pertandingan uji coba lintas konfederasi antara Asia (AFC) dan Afrika (CAF).

Pertandingan yang membuat PSSI melakukan pelanggaran tersebut adalah duel Timnas Indonessa U-22 vs Mali U-22. Laga itu digelar dua kali pada 15 dan 18 November 2025 sebagai persiapan untuk SEA Games 2025.

Sumardji selaku Ketua BTN, mengatakan bahwa dirinya belum menerima laporan tersebut dari Departemen Internasional PSSI. Ia akan mencari informasi lebih lanjut terlebih dahulu terkait sanksi yang diberikan AFC.

“Belum dapat laporan dari Departemen Internasional (PSSI). Nanti saya akan cek, karena saya juga belum dapat info mengenai sanksi tersebut,” kata Sumardji saat dihubungi, Kamis (26/2).

Tapi, Anggota Exco PSSI itu juga menegaskan bahwa PSSI sebagai negara anggota AFC, tentu akan patuh pada sanksi tersebut. PSSI siap untuk membayar denda Rp25 juta yang dijatuhkan oleh AFC.

“Kalau memang ada sanksi, pasti akan kami bayar,” tegas Sumardji.

Dalam keterangan AFC, tidak dijelaskan apakah PSSI dapat melakukan banding atau tidak. Federasi hanya diminta untuk membayar lunas paling lambat 30 hari setelah putusan diterbitkan.

Ini bukan hukuman pertama yang diterima PSSI dari AFC. Federasi diketahui sudah enam kali mendapatkan sanksi dari induk sepak bola di Benua Kuning sehingga ini jadi sanksi ketujuhnya.

Adapun pertandingan Timnas Indonesia U-22 vs Mali U-22 kala itu berlangung dua kali dengan hasil minor. Garuda Muda pada laga pertama kandas dengan skor telak 0-3. Kemudian di laga kedua, pasukan Indta Sjafri bermain imbang 2-2.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore