
Persijap Jepara akan menghadapi ujian berat pada pekan ke-23 BRI Super League 2025/26 lawan Bali United. (Istimewa)
JawaPos.com–Persijap Jepara akan menghadapi ujian berat pada pekan ke-23 BRI Super League 2025/26. Laskar Kalinyamat dijadwalkan bertandang ke markas Bali United FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (28/2) dengan kickoff pukul 20.30 WIB.
Laga ini menjadi krusial bagi Persijap Jepara yang hingga kini masih tertahan di zona merah. Pada klasemen sementara, Persijap berada di peringkat ke-16 dari 18 tim dengan koleksi 18 poin. Situasi tersebut membuat setiap pertandingan di sisa musim terasa seperti partai final.
Meski berada dalam tekanan, Persijap datang ke Pulau Dewata dengan suntikan moral usai kemenangan penting pada laga sebelumnya. Tim asuhan Mario Lemos sukses menundukkan Persebaya Surabaya dengan skor 3-1 di Jepara. Hasil itu menjadi modal berharga untuk menjaga kepercayaan diri para pemain.
Mario Lemos menyadari betul bahwa laga tandang kali ini tidak akan berjalan mudah. Setiap pertandingan di BRI Super League selalu menghadirkan tantangan berbeda, terlebih menghadapi tim sekelas Bali United.
”Seperti kita tahu, tiap pertandingan di BRI Super League tidak mudah. Di pertemuan pertama lawan Bali United di Jepara, kita kalah. Sekarang kita butuh poin dan akan berjuang mendapatkannya karena posisi kita masih di papan bawah,” ujar pelatih asal Portugal tersebut dikutip dari ileague.id.
Dia menegaskan, poin demi poin sangat berarti bagi Persijap untuk keluar dari ancaman degradasi. Dengan kompetisi yang semakin memasuki fase krusial, konsistensi menjadi kunci.
”Pertandingan nanti sangat penting. Bali United adalah tim besar dengan kualitas bagus. Kita datang ingin mencuri poin, jadi tidak bisa tampil hanya 60 persen. Harus 100 persen seperti saat lawan Persebaya,” Mario Lemos.
Terkait performa Bali United yang sempat menelan dua kekalahan beruntun di kandang, Lemos enggan menjadikannya patokan. Dia memilih fokus pada kesiapan timnya sendiri ketimbang berharap pada kondisi lawan.
”Kita tahu mereka tidak maksimal di beberapa laga kandang, tapi itu bukan fokus kami. Yang terpenting kami tampil maksimal dan disiplin. Mudah-mudahan bisa membawa pulang hasil yang kita inginkan,” terang Mario Lemos.
Laga di Gianyar nanti akan menjadi penentu arah perjuangan Persijap. Jika mampu mencuri poin, peluang keluar dari zona degradasi tetap terbuka lebar.
