
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares masih punya ikatan dengan mantan klubnya, PSM Makassar. (Dok. persebaya.id)
JawaPos.com - Bernardo Tavares memang sudah tidak lagi menjadi pelatih PSM Makassar. Namun, juru taktik Green Force itu masih memiliki hubungan emosional yang kuat dengan mantan tim besutannya tersebut.
Bernardo Tavares baru saja menyudahi catatan buruk Persebaya Surabaya. Setelah menelan dua kekalahan beruntun, Green Force kembali meraih kemenangan.
Namun, kemenangan itu menyisakan sedikit “ganjalan” bagi Tavares. Sebab, yang dikalahkan adalah tim yang sebelumnya dia tangani, PSM Makassar. Dalam duel pada Rabu (25/2) malam, Green Force menang tipis 1-0.
Usai laga, Tavares mengirim pesan menyentuh. “Sayangin menyayangi satu hal. Semua orang tahu bahwa PSM adalah klub saya sebelumnya. Jadi, saya selalu mendoakan semua sukses untuk PSM Makassar di laga-laga berikutnya,” kata Tavares dalam sesi konferensi pers seusai pertandingan.
Baginya, mendoakan kesuksesan mantan tim adalah hal yang wajar. “Apalagi, banyak pemain, atau hampir semua pemain di sana (PSM), adalah pilihan saya. Kami sudah bersama selama tiga setengah tahun. Kami bagaikan sebuah keluarga,” ungkap pelatih asal Portugal tersebut.
Tavares tidak menampik bahwa dirinya masih memiliki hubungan baik dengan semua pemain PSM. “Saya sangat menghormati mereka. Namun, sekarang saya punya keluarga baru di sini (Persebaya). Saya ingin melakukan hal-hal baik bersama-sama di sini,” ujarnya.
Dia pun memiliki satu permintaan kepada suporter PSM. “Untuk para suporter PSM Makassar, dukunglah tim kalian. Datang ke Parepare pada pertandingan berikutnya untuk mendukung mereka. Jangan menyerah, karena mereka juga membutuhkan dukungan kalian,” ucap pelatih 45 tahun tersebut.
Saat ini, PSM berada di peringkat ke-13. Juku Eja hanya berjarak lima poin dari Persebaya yang berada di batas akhir zona degradasi.
Bagi para pemain PSM, Bernardo Tavares adalah sosok yang sangat dihormati. Sebab, dia merupakan pelatih yang membawa Juku Eja menjuarai Liga 1 musim 2022–2023.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh kapten PSM, Yuran Fernandes. Sejak bergabung dengan PSM, dia memang langsung dilatih oleh Tavares. Dia mengaku memiliki hubungan yang sangat baik dengan pelatih kelahiran 2 Mei 1980 tersebut.
“Banyak cerita baik tentang Coach Tavares. Dia adalah pelatih yang sudah 3,5 tahun menangani PSM. Dia sudah menjadi bagian dari keluarga di Makassar, apalagi mampu membawa PSM juara,” terang pemain asal Tanjung Verde tersebut.
Baca Juga: Francisco Rivera Sedih! Gelandang Persebaya Surabaya Singgung Kerusuhan Kartel di Meksiko
Karena itu, Yuran senang bisa bereuni dengan mantan pelatihnya itu. Meski kini Tavares sudah menangani Persebaya, dia tetap menjaga hubungan baik.
“Saya selalu menaruh respek kepada beliau. Dalam pekerjaan ini, respek adalah hal yang sangat penting,” pungkas Yuran.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
