Logo JawaPos
Author avatar - Image
01 Maret 2026, 19.22 WIB

Persis Solo Terancam Degradasi, Andrei Alba Targetkan Kemenangan atas Persik Kediri

Gelandang Persis Solo, Andrei Alba. (Dok. Persis) - Image

Gelandang Persis Solo, Andrei Alba. (Dok. Persis)

JawaPos.com - Gelandang bertahan Persis Solo, Andrei Alba, memastikan dirinya dan rekan-rekan setim dalam kondisi siap tempur menjelang laga pekan ke-23 Super League 2025/2026.

Laskar Sambernyawa dijadwalkan menjamu Persik Kediri di Stadion Manahan, Solo, Minggu (1/3) malam.

Pemain asal Brasil bernomor punggung lima itu menyebut persiapan tim berjalan sangat baik sepanjang pekan ini. 

Fokus latihan diarahkan untuk mengantisipasi kekuatan Persik sekaligus memperbaiki kelemahan yang masih terlihat dalam beberapa pertandingan terakhir.

“Pekan ini adalah persiapan kami yang paling kuat karena kami benar-benar fokus menghadapi Persik. Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan tiga poin. Saya pikir jika setelah pertandingan ini kami menang, itu akan bagus untuk perubahan tim,” ujar Alba dikutip dari ileague.id.

Tiga poin memang menjadi harga mati bagi Persis. Saat ini, anak asuh Milomir Seslija masih terbenam di dasar klasemen sementara. Dari 22 laga yang sudah dijalani, Persis baru mengoleksi 13 poin dan berada di peringkat ke-18.

Mereka tertinggal tiga poin dari Semen Padang FC yang berada di posisi ke-17 dengan 16 poin. Di atasnya ada PSBS Biak dengan 18 poin serta Persijap Jepara yang mengoleksi 19 poin di peringkat ke-15. Situasi ini membuat setiap pertandingan tersisa menjadi krusial.

Alba sendiri merupakan satu dari 11 pemain asing baru yang didatangkan Persis pada putaran kedua musim ini. Ia sudah tampil dalam tiga laga dengan menit bermain yang cukup konsisten. 

Saat bertandang ke PSIM, ia bermain 67 menit, kemudian tampil penuh 90 menit saat menghadapi Madura United, dan bermain 82 menit ketika menjamu PSBS Biak.

Selain kesiapan tim, Alba juga berharap dukungan penuh suporter di Stadion Manahan. Menurutnya, kehadiran pendukung bisa menjadi energi tambahan di lapangan.

“Dukungan suporter sangat penting bagi kami. Bermain di kandang harus menjadi keuntungan. Kami butuh mereka untuk memberi semangat,” katanya.

Laga melawan Persik bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga menjadi ujian awal bagi Seslija yang dikabarkan mendapat target enam poin dari dua pertandingan di pekan ke-23 dan 24. Jika gagal, tekanan terhadap tim dan pelatih dipastikan semakin besar.

Karena itu, duel di Manahan nanti bisa menjadi titik balik musim Persis. Menang bukan lagi sekadar harapan, melainkan kebutuhan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore