
Pemain PSBS Biak Claudio Lucas Liquinhas (kiri) berusaha melewati pemain Semen Padang FC Gonzales Feze (tengah) dan Samuel Simanjuntak (kanan) pada laga lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Senin (9/3/2026). ANTARA/Andreas Fitri Atmoko
JawaPos.com - Semen Padang mengakhiri puasa kemenangan dari empat laga sebelumnya melalui kemenangan 2-0 atas tuan rumah PSBS Biak dalam pertandingan lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Senin (9/3) malam.
Kemenangan itu membuat tim berjuluk Kabau Sirah tersebut berhak naik ke posisi ke-16 klasemen sementara dengan 20 poin. Naiknya Semen Padang sekaligus menggeser PSBS yang turun ke posisi ke-17 dengan koleksi 18 poin.
Kedua gol Semen Padang laga ini dibukukan oleh Guillermo Fernandez, yakni pada menit ke-70 dan menit ke-94. Ini juga menjadi kemenangan perdana bagi pelatih anyar Semen Padang, Imran Nahumarury.
PSBS Biak mencoba mengambil kendali permainan pada awal pertandingan. Kerja keras mereka berbuah dua tendangan sudut yang masih belum mampu menghasilkan ancaman berbahaya ke gawang Semen Padang.
Baca Juga:Jelang Lawan PSBS Biak, Asyraq Gufron Bertekad Selamatkan Semen Padang dari Zona Degradasi
Semen Padang kemudian balas mengancam dari sepakan keras Maicon De Souza yang masih melambung. Namun, tidak lama berselang Semen Padang harus kehilangan kaptennya Alhassan Wakaso yang cedera, untuk kemudian digantikan Ripal Wahyudi.
Seiring berjalan permainan, kedua tim kesulitan menciptakan peluang-peluang bersih. PSBS cukup sering meneror sisi kiri pertahanan tamunya yang dikawal Samuel Simanjuntak, namun penyelesaian akhir masih tidak berbuah gol.
Semen Padang justru mampu menciptakan peluang-peluang bagus dalam rentang waktu 12 menit. Pertama pada menit ke-31 dari Gonzalez Froese yang menerima umpan terobosan Firman Juliansyah, sebelum sepakannya dapat digagalkan kiper PSBS Aldo Monteiro. Peluang kedua, pada menit ke-43, juga didapat dari Froese, yang lagi-lagi tembakannya dapat dipatahkan kiper Aldo Monteiro.
Kiper asal Angola, Aldo, yang akrab disapa Kadu, kembali melakukan penyelamatan penting menjelang turun minum. Kali ini, ia berhasil menahan sepakan Maicon.
PSBS bergegas mencari gol penyama kedudukan pada awal babak kedua. Setelah melakukan kerja sama apik di kotak penalti Semen Padang, Pablo Andrade melepaskan tembakan yang mengarah lurus ke kiper Rendy Oscario.
Gelombang serangan PSBS tidak berhenti. Ancaman berikutnya coba dihadirkan pemain pengganti Rugery Blanco, yang sepakannya dapat diblok bek Ricki Ariansyah. Tim berjuluk Badai Pasifik itu kemudian mencoba terus menebar teror, yakni dari sepakan Lucas Ferreira yang melenceng ke samping gawang tim tamu serta tembakan Barbosa dari garis tepi lapangan yang dapat ditahan kiper Rendy.
Justru Semen Padang yang mampu memecah kebuntuan pada menit ke-70. Dari situasi tendangan sudut, bola dapat disundul Guillermo untuk melesak masuk ke gawang tuan rumah. 1-0 untuk Semen Padang.
Keunggulan tersebut seolah membakar semangat para pemain Semen Padang. Mereka selanjutnya mendapatkan dua peluang lain, yakni dari sepakan Kasim Botan yang melenceng ke sisi kiri gawang PSBS, serta tembakan spekulasi Ravy Tsouka yang juga masih belum tepat sasaran.

Ernando Ari dan Bruno Moreira Absen! Ini Starting Line Up Persebaya Surabaya vs Persita Tangerang di Gelora Bung Tomo
Imran Nahumarury Angkat Bicara Usai Semen Padang Kalah dari Persib Bandung
9 Tempat Nasi Padang di Surabaya dengan Rasa Paling Juara Cocok untuk Makan Bareng Keluarga
Viral Mahasiswi Universitas Budi Luhur Mengaku Dilecehkan Oknum Dosen: Pelaku Dinonaktifkan tapi Tetap Digaji
12 Tempat Kuliner Soto Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih
Samsung Rilis Galaxy A07 5G di Indonesia, Andalkan Baterai 6.000 mAh untuk Aktivitas Seharian
Kronologi Operasi Penyelamatan Pilot Jet Tempur F-15E Milik Amerika di Iran: Misi Rahasia AS di Balik Garis Musuh
Jadwal ASEAN Futsal Championship 2026 Timnas Indonesia vs Brunei, Siaran Langsung, dan Live Streaming
Masih Kekurangan Pegawai Terutama Guru, Pemkab Gresik Pastikan Tak Ada Pemecatan PPPK, Belanja Pegawai Hanya 29 Persen
8 Rekomendasi Lontong Balap Legendaris di Surabaya: Kuliner Ikonik dengan Cita Rasa Otentik
