Paul Munster enggan remehkan Madura United dan pilih fokus siapkan strategi Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya kembali mencatat kemenangan manis di Liga 1 2024/2025 setelah menundukkan Persija Jakarta 2-1 di Stadion Gelora Bung Tomo. Meski sempat tertinggal lewat penalti Gustavo Almeida di menit ke-43, strategi cerdas Paul Munster di babak kedua membalikkan keadaan.
Dua gol Persebaya Surabaya dicetak oleh Flavio Silva di menit ke-67 dan Mohammed Rashid lima menit kemudian. Hasil ini menjaga posisi Green Force di puncak klasemen Liga 1 dengan 24 poin dari 11 pertandingan.
Berikutnya, Persebaya Surabaya akan menghadapi Madura United dalam pekan ke-12 Liga 1. Tim lawan saat ini berada di zona degradasi, hanya mengoleksi enam poin dan terpuruk di posisi ke-17 dari total 18 tim.
Meskipun menghadapi tim dengan performa buruk, Paul Munster tetap menyiapkan timnya dengan serius. Pelatih asal Irlandia Utara itu tak mau jumawa meski memiliki rekor tak terkalahkan melawan Madura United sepanjang kariernya di Liga 1.
Munster diketahui pernah melawan Madura United dalam empat kesempatan sebelumnya bersama Bhayangkara FC dan Persebaya Surabaya. Dalam semua laga tersebut, ia berhasil mencatat dua kemenangan tandang dan dua hasil imbang kandang.
Pertemuan pertama terjadi pada 22 November 2019, saat Bhayangkara FC menang tipis 2-1 atas Madura United di Stadion Gelora Bangkalan. Saat itu, Munster menerapkan formasi 4-3-3 dengan fokus pada pertahanan yang solid.
Dua tahun kemudian, tepatnya pada 18 September 2021, Munster kembali bertemu Madura United di Liga 1 2021/2022. Bermain sebagai tuan rumah, Bhayangkara FC menang 1-0 dengan strategi menyerang yang sama efektifnya.
Pertemuan ketiga terjadi pada 14 Januari 2022 di laga tandang. Bhayangkara FC mengalahkan Madura United 3-2 lewat pertandingan yang berlangsung sengit.
Terakhir, Munster melawan Madura United saat sudah menjadi pelatih Persebaya Surabaya pada 13 Maret 2024. Meski laga berakhir imbang tanpa gol, Persebaya Surabaya tampil dominan dengan penguasaan bola dan serangan yang terorganisir.
Rekor tanpa kekalahan ini menunjukkan betapa efektifnya strategi Munster menghadapi Madura United. Pola permainan menyerang dengan formasi 4-3-3 tampaknya menjadi kunci keberhasilannya.
Meskipun demikian, Munster tak pernah meremehkan lawan, termasuk Madura United yang saat ini tengah berjuang keluar dari papan bawah. Menurutnya, fokus utama tetap pada kesiapan tim dan penguasaan permainan.
"Selalu ada plan A, plan B, bahkan plan C. Kami mempersiapkan semuanya agar tim tetap kompetitif, siapa pun lawannya," kata Munster saat diwawancarai di Surabaya.
Kehadiran pemain seperti Bruno Moreira, Flavio Silva, dan Mohammed Rashid menjadi modal besar bagi Persebaya Surabaya. Ketiganya tampil konsisten dan menjadi tumpuan serangan Green Force sepanjang musim ini.
Di sisi lain, absennya beberapa pemain akibat panggilan timnas, seperti Alfan Suaib dan Mikael Tata, menjadi tantangan tersendiri bagi Persebaya Surabaya. Namun, Munster percaya kedalaman skuad yang dimiliki timnya mampu menutupi kekurangan tersebut.
