
Mees Hilgers (Dok. FC Twente)
JawaPos.com - Masa depan Mees Hilgers di FC Twente masih jadi perbincangan hangat. Bek Timnas Indonesia itu belum memastikan apakah akan bertahan di klub Eredivisie tersebut atau mencoba tantangan baru di luar Belanda.
Jan Streuer, Direktur Teknik FC Twente, dalam wawancara dengan media Voetbal International menegaskan bahwa situasi transfer Hilgers belum menemukan titik terang.
Menurutnya, masih ada peluang bagi sang pemain untuk hengkang karena beberapa liga Eropa maupun Timur Tengah belum menutup bursa transfer.
“Belum ada solusi soal nasib transfer Mees Hilgers. Masih ada beberapa aktivitas transfer seputar dirinya. Beberapa hal masih memungkinkan di beberapa negara. Kita lihat saja perkembangan dalam beberapa pekan mendatang,” kata Streuer.
Situasi Lini Belakang FC Twente
Hilgers sebenarnya menjadi bagian penting dari lini pertahanan Twente untuk beberapa musim terakhir, ia diparkir karena menolak perpanjang kontrak hingga namanya tidak dimasukan diskuad FC Twente.
Kejutan terjadi saat laga uji coba melawan Alemannia Aachen beberapa waktu lalu, nama Mees Hilgers muncul sebagai pemain inti bahkan dipercaya mengenakan ban kapten.
Namun saat ini posisi Hilgers kini serba dilematis karena FC Twente tengah menunggu kepastian apakah ia akan bertahan atau pindah.
Streuer menjelaskan bahwa stok bek tengah Twente cukup tipis. Saat ini mereka hanya memiliki tiga pemain utama: Max Bruns, Robin Pröpper, dan Mees Hilgers sendiri.
Satu tambahan pemain berasal dari pemain muda akademi. Menurutnya, jumlah tersebut cukup berisiko untuk menjalani musim panjang di Eredivisie.
“Jika tidak ada perkembangan lain, kami akan memiliki bek tengah tambahan. Dengan kondisi sekarang, tiga ditambah satu pemain muda, itu agak berisiko. Kalau Mees tetap di sini, maka situasinya empat ditambah satu pemain muda. Itu tidak buruk,” ujar Streuer menambahkan.
Cedera Rekrutan Baru
FC Twente sebenarnya sudah mendatangkan bek baru, Stav Lemkin, dari Shakhtar Donetsk.
Namun sayangnya, Lemkin harus menepi karena cedera saat membela Timnas Israel melawan Italia. Kondisi ini membuat peran Hilgers semakin penting jika memang memutuskan bertahan.
Dengan minimnya stok pemain belakang, kepergian Hilgers jelas akan meninggalkan lubang besar di pertahanan Twente. Karena itu, manajemen klub masih berharap bisa mempertahankan bek berusia 23 tahun tersebut, setidaknya sampai akhir musim ini.
