Provinsi Jakarta membidik juara umum meski baru ditunjuk sebagai tuan rumah POPNAS dan PEPARPENAS 2025 enam bukan sebelum penyelenggaraan. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com – Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (PEPARPENAS) XI 2025 resmi dibuka dengan Kota Jakarta sebagai tuan rumah. Kontingen Jakarta pun membidik juara umum dalam dua ajang bergengsi pelajar tingkat nasional tersebut.
POPNAS dan PEPARPENAS 2025 sedianya digelar di Aceh dan Medan. Namun enam bulan jelang penyelenggaraan, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mendadak melakukan perubahan venue dan meminta Jakarta mengambil alih peran sebagai tuan rumah.
Pemerintah Provinsi Jakarta pun langsung menanggapi. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengatakan bahwa pihaknya langsung melakukan persiapan untuk menjadi tuan rumah POPNAS dan PEPARPENAS 2025.
“Awalnya memang rencana di Aceh dan Medan. Tapi ketika Kemenpora meminta DKI jadi penyelenggara, Pak Gubernur langsung menyatakan siap,” kata Rano Karno dalam keterangan pers, dipetik Selasa (4/11).
Meski waktu persiapan terbilang singkat, Pemprov Jakarta lekas berbenah dan mempercantik diri. Rano Karno juga memastikan seluruh venue di ibu kota siap digunakan.
“Sejak 24 Juni kami ditunjuk, DKI Jakarta langsung melakukan persiapan. Alhamdulillah, secara umum seluruh venue olahraga kita sudah siap. Kalaupun ada kerusakan kecil, bisa segera diperbaiki,” jelas Rano Karno.
POPNAS dan PEPARPENAS 2025 rencananya berlangsung hingga 10 November mendatang. Ajang ini akan diikuti sekitar 5.790 pelajar, terdiri atas 5.167 atlet POPNAS dan 623 atlet PEPARPENAS, yang akan berlaga di 23 cabang olahraga.
Sebagai tuan rumah, Jakarta jelas tak ingin malu. Pemprov Jakarta menargetkan tiga kesuksesan, yakni sukses penyelenggaraan, administrasi, dan prestasi.
Di antara ketiga itu, target prestasi termasuk yang cukup menantang. Tapi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI, Andri Yansyah, ia memastikan bahwa kontingen Jakarta siap menanggung target itu.
“Sesuai amanah Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur, permintaannya sedikit saja: juara umum,” ujar Andri Yansyah.
Sementara itu, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) RI, Taufik Hidayat menyatakan, POPNAS dan PEPARPENAS merupakan wadah pembinaan. Regenerasi menjadi faktor penting dalam kemajuan olahraga.
“POPNAS dan PEPARPENAS bukan sekadar ajang kompetisi. Keduanya adalah wadah pembinaan atlet muda nasional, tempat ditempanya para juara masa depan bangsa. Dari ajang inilah akan lahir para penerus, para juara, dan para Olimpian Indonesia di masa mendatang,” ujarnya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
