Logo JawaPos
Author avatar - Image
10 November 2025, 01.30 WIB

Sean Gelael Segel 3 Poin! Pembalap Indonesia Akhiri Musim FIA WEC 2025 dengan Tampil Konsisten di Bahrain

Pembalap Indonesia Sean Gelael bersama United Autosports 95 saat tampil pada putaran terakhir FIA World Endurance Championship (WEC) 2025 di 8 Hours of Bahrain, Sabtu (8/11/2025).  ANTARA/HO-United Au - Image

Pembalap Indonesia Sean Gelael bersama United Autosports 95 saat tampil pada putaran terakhir FIA World Endurance Championship (WEC) 2025 di 8 Hours of Bahrain, Sabtu (8/11/2025). ANTARA/HO-United Au

JawaPos.com - Pembalap Indonesia Sean Gelael mengakhiri musim FIA World Endurance Championship (WEC) 2025 dengan membawa pulang tiga poin penting pada balapan 8 Hours of Bahrain, Sabtu (8/11).

Meski United Autosports 95 gagal mencapai dua target besar mereka, posisi finis kesembilan tetap menjadi capaian berharga setelah lomba yang penuh tantangan.

“Ini hari yang berat untuk dua mobil LMGT3 kami. Mobil 95 finis P9 dan 59 finis P16. Bukan akhir yang kami inginkan,” kata United Autosports dalam pernyataan resmi, Minggu.

United Autosports 95 sempat berharap dapat menutup musim dengan memecahkan rekor poin tim serta mengunci posisi sembilan klasemen akhir LMGT3. Namun jalannya lomba berkata lain.

Sean tetap tampil konsisten. Ia mengangkat posisi tim hingga ke P13 sebelum menyerahkan tugas akhir kepada Marino Sato. Ketika peluang menembus sepuluh besar kian tipis, insiden yang melibatkan BMW Hypercar nomor 15 kembali memunculkan VSC dan Safety Car.

Beberapa mobil memilih masuk pit, sementara mobil 95 bertahan di lintasan. Strategi itu membawa mereka naik ke P9 hingga garis finis.

Tambahan tiga poin dari Bahrain membuat mobil 95 menutup musim dengan nilai yang sama (43) dengan mobil United Autosports 59, yang finis P16 akibat masalah alternator. Namun mobil 95 berhak atas posisi lebih tinggi berkat kemenangan pada putaran Lone Star Le Mans di Amerika Serikat pada September lalu.

Dua target yang dibidik, rekor poin tim (59) serta peringkat sembilan klasemen LMGT3 gagal dicapai. Mobil 95 menutup musim 2025 di peringkat 11 klasemen LMGT3 FIA WEC, sementara mobil 59 berada satu tingkat di bawahnya.

Sementara, Manthey 92 memastikan gelar juara LMGT3 untuk kedua kalinya secara beruntun. Adapun di kelas Hypercar, Ferrari mengukir sejarah dengan meraih gelar juara dunia konstruktor untuk pertama kalinya sejak 1972.

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore