Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Taufik Hidayat. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Wakil Ketua Umum I PP PBSI, Taufik Hidayat, buka suara mengenai ramainya isu soal pergantian wakil dalam tim bulu tangkis Indonesia di SEA Games 2025, yang melibatkan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Ia meminta hal itu tak jadi polemik.
PP PBSI telah mengumumkan perubahan pemain dalam tim Indonesia di SEA Games 2025. Federasi memutuskan menarik tiga pemain muda, yakni pebulu tangkis tunggal putri Thalita Ramadhani Wiryawan dan duet ganda putra Raymond/Joaquin dari skuad.
Keduanya digantikan oleh Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi dan Gregoria Mariska Tunjung. Pergantian ini jadi sorotan dalam beberapa hari terakhir.
Pasalnya, Raymond/Joaquin baru saja menjuarai Australian Open 2025, yang merupakan debut mereka di BWF World Tour Super 500. Banyak yang mempertanyakan keputusan perubahan itu dilakukan sebelum pasangan tersebut juara atau belum.
Taufik Hidayat sebagai Waketum I PBSI akhirnya buka suara. Ia meminta agar keputusan pergantian itu tidak dijadikan polemik karena seluruh prosesnya telah melalui pembahasan internal PBSI.
“Jangan dijadikan polemik, karena itu sudah satu keputusan tim. Dari atas semua memahami, atletnya juga sudah siap," kata Taufik di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Senin (1/12).
"Jadi, jangan seperti kemarin-kemarin, ada Popnas dan seterusnya. Ada long list, ada short list. Mereka siap kapan pun,” tambahnya.
Peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 ini lalu mengenang ketika dirinya masih jadi pemain. Taufik dulu selalu siap bila diminta bertanding. Dia pun menegaskan semua atlet yang berada di Pelatnas PBSI sekarang harus siap tampil kapan saja.
“Dulu juga sama. Kalau diminta main ya ayo, kalau tidak ya sudah. Yang jelas, di Pelatnas kita harus siap. Jangan ada pertanyaan-pertanyaan yang memicu polemik,” ucaap Taufik.
Lebih lanjut, Taufik turut menyinggung mengenai ekspektasi publik terhadap masuknya Gregoria maupun Sabar/Reza dalam skuad dan kans Indonesia memenuhi target Kemenpora berupa dua emas.
“Target pemerintah untuk PBSI kan dua emas. Kalau bisa lebih, tentu bersyukur. Itu jadi pacuan. Bagaimanapun juga bulu tangkis di SEA Games harus dapat medali. Mau siapa pun yang main, itu sudah keputusan terbaik. Jangan dipolemikkan,” jelasnya.
Tim Putra:
1. Alwi Farhan
2. Moh Zaki Ubaidillah
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
