
Pelari Indonesia Dina Aulia (kanan) memeluk rekan senegaranya Emilia Nova (kiri) usai final nomor lari gawang 100 meter putri SEA Games 2025 di Thailand.
JawaPos.com - Tim Atletik Indonesia resmi menutup perjuangan di SEA Games ke-33 Thailand 2025 dengan torehan membanggakan. Berlaga selama enam hari sejak 11 Desember 2025 di Stadion Supachalasai, Bangkok, skuad Merah Putih sukses mengamankan total 9 medali emas, 5 perak, dan 6 perunggu.
Pencapaian ini sekaligus memastikan Indonesia melampaui target 7 medali emas yang sebelumnya ditetapkan Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI). Hasil ini juga menandai tren peningkatan prestasi dibandingkan edisi SEA Games Kamboja 2023.
Atas hasil tersebut, Ketua Umum PB PASI, Luhut Binsar Pandjaitan, menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan daya juang seluruh anggota tim.
"Pencapaian 9 medali emas ini adalah buah dari kerja keras, disiplin, dan transformasi sistem pembinaan yang kita jalankan. Hasil ini membuktikan bahwa atletik Indonesia berada pada jalur yang benar menuju level Asia dan dunia,” ujar Luhut dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (17/12).
Luhut menyampaikan terima kasih kepada Kemenpora RI atas dukungan kebijakan dan anggaran, serta kepada MIND ID yang telah setia mendampingi perjalanan pembinaan atletik nasional. "Sinergi ini adalah kunci keberhasilan kita di panggung dunia," ujar Luhut.
Capaian di Thailand ini tidak lantas membuat PB PASI berpuas diri, melainkan menjadi tolok ukur krusial untuk mengakselerasi prestasi ke level yang lebih tinggi.
Luhut menekankan bahwa evaluasi menyeluruh akan tetap dilakukan guna menjaga keberlanjutan momentum ini. Memasuki tahun 2026, PB PASI akan langsung memfokuskan persiapan pada ajang internasional bergengsi, termasuk Asian Indoor Athletics Championships (Februari), Asian U20 Athletics Championships (Juli), dan Asian Games 2026 di Nagoya (September).
"Hasil ini membuktikan pola pembinaan kita di Pangalengan berjalan efektif. Namun, kita tidak boleh berpuas diri. PB PASI akan langsung fokus mempersiapkan atlet untuk ajang internasional lainnya,” ucap Luhut.
Rangkaian prestasi di Negeri Gajah Putih dibuka secara solid pada hari pertama melalui Diva Renatta Jayadi. Atlet spesialis Lompat Galah Putri ini mengukir sejarah dengan lompatan 4,35 meter, yang memecahkan rekor SEA Games sekaligus mempertajam Rekor Nasional (Rekornas) atas namanya sendiri (4,20 m) yang dicetak pada PON 2024.
Momentum kemenangan berlanjut di nomor lari gawang melalui Dina Aulia. Pada babak penyisihan, Dina mencatat 12,72 detik, yang secara catatan waktu melampaui rekor SEA Games dan rekor nasional. Namun, hasil tersebut tidak dapat digunakan sebagai rekor resmi menyusul kendala teknis pada sistem pencatatan waktu elektronik, sebagaimana dijelaskan dalam pernyataan resmi Asian Athletics.
Dina tetap memastikan prestasi utamanya dengan mengunci medali emas di babak final dengan waktu 13,21 detik, yang semakin lengkap setelah Emilia Nova finis di posisi kedua dan menghadirkan double podium bagi Indonesia.
Di nomor lapangan, Maria Natalia Londa kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu atlet tersukses Indonesia di ajang Asia Tenggara. Maria meraih emas di nomor Lompat Jangkit Putri dengan lompatan sejauh 13,85 meter, yang merupakan medali ke-17 sepanjang karier panjangnya di SEA Games.
Indonesia mendominasi pada hari keempat dengan menyapu bersih empat medali emas dari nomor Jalan Cepat 20 km dan Marathon. Hendro (01:35:25) dan Violine Intan (01:46:52) mengamankan podium tertinggi di nomor jalan cepat.
Keberhasilan ini kian sempurna setelah Robi Syianturi (02:27:33) dan Odekta Elvina Naibaho (02:43:13) tampil solid dengan mempersembahkan emas Marathon putra dan putri. Hasil ini menjadi sejarah pertama Indonesia berhasil mengawinkan gelar juara nomor Jalan Cepat dan Marathon secara bersamaan dalam satu edisi SEA Games.
Kontribusi prestasi juga datang dari sektor lempar melalui Abd Hafiz, yang meraih emas Lempar Lembing Putra sekaligus mencatatkan Rekornas baru dengan lemparan sejauh 72,82 meter.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
