Logo JawaPos
Author avatar - Image
23 Desember 2025, 23.40 WIB

Kaleidoskop 2025: Indonesia Sukses Besar di SEA Games 2025 Meski Persiapan Sempat Terkendala Anggaran

Atlet dan ofisial kontingen Indonesia mengikuti defile dalam pembukaan SEA Games 2025 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, Selasa (9/12/2025). (ANTARA)

 

JawaPos.com - Kesuksesan besar didapatkan tim Indonesia dalam SEA Games 2025 di Thailand. Pasukan Merah Putih mampu memenuhi target yang ditetapkan, baik secara perolehan medali emas dan peringkat, meski secara persiapan sebenarnya sempat terkendala anggaran.

Tim Indonesia mengakhiri SEA Games 2025 dengan penuh rasa bahagia. Total 333 medali berhasil diperoleh, dengan rincian 91 medali emas, 112 perak, dan 131 perunggu.

Perolehan itu membuat kontingen Indonesia menempati posisi kedua dalam klasemen akhir medali SEA Games 2025. Mereka hanya kalah dari tuan rumah Thailand, yang meraih 233 emas, 154 perak, 108 perunggu dan jadi juara umum.

Posisi kedua dengan 91 medali emas menandai tim Indonesia sukses melampaui target. Mereka menjawab tantangan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, yang menetapkan target minimal 80 emas dan duduk di urutan ketiga.

Pencapaian itu pun bukan hanya melampaui target, tapi jadi sejarah untuk olahraga Indonesia. Sebanyak 91 emas merupakan jumlah medali emas terbanyak ketiga yang dibawa pulang oleh kontingen Indonesia ketika tidak menjadi tuan rumah penyelenggara, sejak pertama kali berpartisipasi di SEA Games 1977 hingga saat ini.

Sejarah mencatat, momen tandang termanis tim Indonesia adalah pada SEA Games Kuala Lumpur 1989, di mana mereka mampu meraih 102 emas. Diikuti SEA Games Manila 1991 dengan hasil 92 emas.

Artinya, raihan di Bangkok dan Chonburi ini jadi pencapaian tersukses Indonesia di SEA Games selama 32 tahun terakhir, ketika bermain di luar negeri. Jumlah 91 emas melampaui hasil yang didapat pada SEA Games Singapura 1993, dengan 88 emas.

"Posisi Indonesia sebagai runner-up ini merupakan sejarah baru, mengingat terakhir kali Indonesia berada di peringkat tersebut pada SEA Games 1995," kata Menpora RI, Erick Thohir.

"Pada SEA Games sebelum-sebelumnya, khususnya saat Indonesia tidak menjadi tuan rumah, posisi Indonesia rata-rata berada di peringkat tiga atau empat," tambahnya.

Erick menjelaskan, kesuksesan kali ini tidak terlepas dari dukungan Presiden RI Prabowo Subianto yang memungkinkan Indonesia mengirimkan atlet-atlet terbaik ke Sea Games 2025. Total, ada 1.021 atlet yang jadi bagian kontingen Merah Putih di Thailand.

"Ditambah lagi motivasi dan arahan langsung Bapak Presiden di Istana, termasuk dorongan semangat bahwa perjuangan para atlet di SEA Games merupakan tugas mulia dalam membela dan mengharumkan nama bangsa," kata Erick.

"Kebijakan Bapak Presiden dalam memberikan tambahan insentif sebesar Rp 1 miliar bagi atlet peraih medali emas turut memberikan dorongan motivasi bagi para atlet untuk tabungan masa depan mereka, karena banyak orang tua melihat atlet tidak ada jaminan masa depan," imbuh dia.

Selain mencetak sejarah, kiprah tim Indonesia di SEA Games 2025 memang istimewa. Tercatat ada sejumlah cabang olahraga dan nomor disiplin yang berhasil membawa pulang medali emas SEA Games pertamanya. Mulai dari cabang ice hockey, bola basket 3x3 putri, petanque, kabaddi, dan futsal putra.

Selain itu, Rizki Juniansyah, lifter andalan Indonesia juga menunjukkan kapasitasnya sebagai atlet terbaik. Pemilik medali emas Olimpiade Paris 2024 itu tidak hanya menyabet emas di nomor 79 kg putra, tetapi juga mempertegas dominasinya dengan memecahkan dua rekor dunia sekaligus.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore