
LeBron James menjadi satu-satunya pemain NBA yang mengenakan patch khusus di jersey, sebagai penanda musim ke-23 dalam kariernya. (Dok. Los Angeles Times)
JawaPos.com - LeBron James mencatat sejarah. Dia menjadi satu-satunya pemain NBA yang mengenakan patch khusus di jersey, sebagai penanda musim ke-23 dalam kariernya. Patch itu dikenakan untuk pertama kalinya saat Los Angeles Lakers bertandang ke markas Sacramento Kings di Golden 1 Center, Selasa (13/1) kemarin.
Selanjutnya, LeBron akan mengenakan patch itu dalam sisa 46 pertandingan reguler. Setiap kali dia tampil, patch tersebut akan dilepas oleh staf perlengkapan Lakers, diberi tanggal, lalu mengirimnya ke fasilitas produksi Topps di Dallas untuk diautentikasi. Sebelum akhirnya dimasukkan ke dalam kartu koleksi edisi khusus.
Sayang, debut patch bersejarah tersebut berakhir pahit. Lakers takluk 112-124 dari Kings. LeBron, yang kini berusia 41 tahun, mencetak 22 poin, tetapi gagal mencetak satu pun tripoin dari lima kali percobaan. Penampilan superior Luka Doncic yang mencetak 42 poin juga belum mampu mengangkat performa Lakers.
Tripoin Jadi Pembeda
Akurasi tripoin pada akhirnya jadi penentu. Kings memasukkan 17 dari 26 percobaan tripoin. Sementara Lakers hanya memasukkan 8 dari 36 percobaan.
“Saya pikir kami bertahan cukup solid,” kata LeBron dikutip dari ESPN. “Tapi, sial, mereka memasukkan banyak tripoin, kami tidak,” keluhnya.
Kekalahan ini menjadi yang ketiga beruntun bagi Lakers dan ketujuh dalam 11 laga terakhir. Meski masih bertahan di posisi kelima Wilayah Barat, tapi rekor LeBron dkk kini turun menjadi 23-14.
“Kami sedang berusaha melewati masa sulit dengan banyak pemain tidak 100 persen,” kata LeBron merujuk pada absennya Austin Reaves dan Rui Hachimura dalam beberapa game terakhir.
Ironi LeBron-Lakers
Kekalahan itu mempertegas ironi Lakers musim ini. Meski mencatat rekor 23-14, mereka menjadi satu-satunya tim di delapan besar Wilayah Barat dengan net rating negatif (-0,7). Artinya, Lakers mencetak poin lebih sedikit daripada jumlah kebobolan.
Masalah juga terlihat jelas saat Doncic, LeBron dan Reaves bermain bersama. Seperti dilansir Yahoo Sports, Lakers hanya mencetak sekitar 109 poin per 100 possession dan kebobolan hampir 119 poin ketika mereka tampil. Sebaliknya, Lakers justru tampil lebih solid dengan mencetak rata-rata 124,5 poin saat duet Doncic-Reaves tampil tanpa LeBron.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
